Career
Masalah Pribadi vs Karier

10 Jun 2016


Foto: Fotosearch

Cewek muda yang cerdas seperti kita tentunya menganggap karier sebagai salah satu hal terpenting. Kita ingin karier selalu maju, sih. Tapi, ada kalanya, tuh, konsentrasi kita untuk bekerja terganggu. Penyebabnya, apalagi kalau bukan masalah pribadi. Boro-boro menyelesaikan laporan rapat, mendengarkan transkrip saja nggak ada gairah.
           
Agar  nggak terus mengganggu performa kerja kita, minta solusi, yuk, dari ahlinya. Wesmira Parastuti (Mia), konsultan karier dari Wesmira Psychological & Recruitment Services, memberikan jawaban atas beberapa masalah yang sering kita hadapi....
 
Keluarga sakit
Ibu saya sakit-sakitan sehingga harus bolak-balik ke RS. Berhubung saya anak tunggal, dan ayah sudah meninggal, saya, deh, yang harus mengurusnya. Saya merasa tidak enak pada perusahaan karena sering izin datang siang. Di sisi lain, saya enggan berhenti kerja. Apa yang sebaiknya saya lakukan?
                                                                                                                        NANDA, JAKARTA
 
Situasi ini membuat prioritas Anda terbagi dua, antara merawat ibu dan mempertahankan pekerjaan. Memang, sih, ada jenis pekerjaan tertentu yang bisa dilakukan di rumah, misalnya desainer di perusahaan creative advertising. Dalam kasus ini, bos bisa bertoleransi. Berdiskusilah dengannya. Ingat, meski datang terlambat, Anda kudu tetap bisa  menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline.
           
Advertisement
Beda dengan profesi seperti front officer dan operator. Kehadiran Anda di kantor sangatlah diperlukan. Anda pun harus rela memilih salah satu: mengurus ibu atau komitmen bekerja karena bos pasti tidak suka Anda izin terlalu sering. Minta bantuan saudara jika Anda benar-benar tidak bisa meninggalkan kantor.
 
Putus cinta
Saya baru putus dengan pacar. Tanpa kehadirannya, saya merasa kehilangan semangat. Nggak ada lagi, deh, yang mendengarkan saya saat berkeluh kesah masalah kantor. Akibatnya, saya pernah ditegur atasan karena hasil pekerjaan kurang maksimal.
DINA, BANDUNG
 
Sedih dan kurang semangat adalah hal yang wajar kira rasakan setelah ditinggal orang tercinta. Tapi jangan berlarut-larut, apalagi mengganggu pekerjaan. Jadikan setiap kegagalan sebagai pengalaman berharga. Masih banyak, kok, hal lain yang bisa diraih.
           
Kalau selama ini sumber kebahagiaan dan semangat kerja Anda berasal dari pacar, artinya Anda harus mengevaluasi diri mengenai pekerjaan. Jangan-jangan, pekerjaan Anda nggak sesuai minat. Keluhan yang sering Anda rasakan bisa jadi merupakan sinyal kalau Anda lebih cocok bekerja di bidang lain. Jika iya, nggak ada salahnya pindah bekerja. (f)
 
 


Topic

#performakerja

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?