Foto: Fotosearch
Bangun Profil yang Menjual
Buatlah profil yang memasarkan diri kita secara profesional. Boleh, kok, menambahkan riwayat pekerjaan dan pendidikan di profil LinkedIn, Twitter, Facebook, atau Google +. Profil ini menguatkan posisi kita dan memperlihatkan apa saja yang telah dicapai. Kita juga bisa meminta partner kerja untuk memberikan rekomendasi sehingga profil kita menempati posisi teratas dari pencarian LinkedIn.
Gunakan Foto Profesional
Iya, sih, foto selfie memang untuk dipajang di sosial media. Tapi, kalau kita berniat menggunakan sosial media untuk mencari pekerjaan potensial, upload foto yang terlihat lebih profesional. Biar kita terlihat lebih menyakinkan. Biasanya mereka juga akan melihat koneksi kita dengan orang-orang yang berada di industri yang kita geluti. Untuk itu, penting banget menambahkan partner kerja di jaringan atau daftar pertemanan kita.
Bergabung dengan Akun Perusahaan
Make Your Self Stand Out
Nggak susah, kok. Rutinlah update status di Twitter, Facebook, LinkedIn, dan Google + dengan pintar, menarik, dan informatif. Berikan informasi berguna atau tautan ke konten yang provokatif. Semakin sering berinteraksi, kadar eksistensi kita di sosmed juga semakin tinggi. Dengan sendirinya, perusahaan akan tertarik pada profil kita.
No Twit-War
Jangan biasakan beradu argumen di sosial media. Kalau pun, ada orang yang meneror atau menyindir di sosial media, sikapi dengan santai. Soalnya, nih, perusahaan akan mengecek aktivitas kita di sosmed. Orang-orang dengan tingkat emosi yang labil pasti langsung masuk ‘daftar hitam’ mereka. (f)
Baca juga:
Meniru Atasan, Sejauh Mana Pengaruhnya Pada Karier Anda?
Jangan Suka Marah-Marah di Kantor, Yuk, Coba 5 Kiat Mengelola Emosi Ini!
6 Penyebab Konflik Muncul di Kantor
Topic
#berburukerja