Career
5 Cara Agar Anda Sukses Memasarkan Bisnis Secara Online

13 Oct 2017


Foto: Pixabay

Kemajuan teknologi khususnya internet memudahkan kita untuk melakukan banyak hal, salah satunya mengembangkan bisnis. Sayangnya, belum banyak di antara kita yang memanfaatkan internet secara maksimal untuk hal ini. Atas undangan JNE ke Pangkalpinang untuk menghadiri event JNE Ngajak Online pada 9-11 Oktober lalu, femina berkesempatan mengunjungi beberapa UKM dan reseller yang sukses memasarkan bisnis mereka secara online. Ini rangkuman tip untuk meraih kesuksesan seperti mereka.
 
1/ Jujur tentang kualitas produk
Salah satu bisnis yang menjamur di dunia online adalah produk mode dan kecantikan. Renaldi yang membantu istrinya berdagang produk fashion wanita melalui Facebook Liana Wati (Be Bles Liana) menuturkan kalau dalam sebulan mereka bisa melayani permintaan produk dari 200-300 pelanggan di Bangka dan 100-200 pelanggan dari kota lain. Sebagian besar produk yang dijual adalah original, namun dengan harga lebih miring.
 
“Istri saya selalu jujur kepada pelanggannya apakah produk yang dijual asli atau KW. Pelanggan biasanya memang menanyakan hal-hal detail terkait produk, dan sebagai penjual kita harus siap menjawabnya. Ini penting untuk memperoleh kepercayaan pelanggan. Setelah pelanggan setuju, baru transaksi dilakukan,” ujar Renaldi saat femina mengunjungi kediamannya di Bangka Tengah bersama tim JNE.
 


Renaldi dan produk dagangannya
Foto: Vini Damayanti
2/ Perluas jejaring
Saat menjalankan suatu bisnis, apalagi jika berstatus reseller, Anda harus siap mencari pemasok yang bisa dipercaya. Renaldi dan Liana Wati yang merupakan anggota JNE Loyalty Card (JLC) ini biasa membeli produk branded di toko-toko Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Korea dan Jepang. Menjalin kerja sama dengan toko tertentu akan mempermudah survei barang yang diinginkan, plus bisa mendapatkan potongan harga yang lebih besar saat membelinya dalam jumlah besar.
 
3/ Manfaatkan e-commerce
Jika memang belum memiliki website atau akun media sosial sendiri, jangan ragu memasarkan produk Anda di e-commerce. Sri Uniarti, pendiri toko oleh-oleh khas Bangka, LCK, mengaku mendapat lebih banyak pesanan dari berbagai daerah ketika dia memasarkan produknya di Tokopedia. Kini dalam seminggu, LCK mengirimkan lebih dari 100 paket oleh-oleh pesanan orang.
 
“Sangat mudah memantau pesanan di e-commerce. Saat ada orang yang order, kami tinggal klik menandakan pesanan diterima, lalu kirim barangnya. Jumlah pesanan via JNE meningkat sejak kami memasarkan produk di e-commerce,” jelas Sri yang dianugerahi agen terbaik Pangkalpinang oleh JNE.
Advertisement
 

Sri Uniarti di LCK
Foto: Vini Damayanti
 
4/ Cepat tanggap
Sebagai penjual Anda harus tanggap dalam menangani pertanyaan-pertanyaan atau pesanan dari pembeli. Ini bisa dimaklumi karena tidak ada satu orang pun yang ingin membeli kucing dalam karung. Jadi jangan heran jika Anda harus cepat merespons pertanyaan pembeli tentang detail produk. Sri mengungkapkan kalau banyak orang menilai LCK sigap dan cepat dalam melayani calon pembeli.
 
5/ Pengemasan dan pengiriman sempurna
Pastikan produk yang Anda jual dikemas rapi sehingga orang-orang yang menerimanya merasa puas dan terkesan. Yang nggak kalah penting, pastikan Anda memilih jasa pengiriman tepat sesuai jenis produk yang dikirim. Untuk makanan basah, misalnya, harus dikirim dalam tempo singkat agar tidak basi.
 
“Bangka terkenal dengan makanan basah sehingga kebutuhan pengirimannya cukup tinggi. Untuk ini, kami ada jasa super speed yang bisa mengirimkan produk dalam waktu maksimal 24 jam,” jelas Edwina Yudianti, Head of Regional Sumatra JNE.
 
Pelanggan puas, mereka pun akan kembali memesan produk Anda! (f)

Baca juga:
Ini Alasannya Mengapa Penting Untuk Memasarkan Bisnis Anda Secara Online!
Bisnis Mandek, Sebaiknya Berhenti Saja?
Trik Hemat Demi Bisnis
 


Topic

#tipbisnis, #JNE

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?