Foto: Fotosearch
Sebelum benar-benar mendapatkan pekerjaan idaman, Anda hanya punya satu pilihan, yaitu berdamai dengan keadaan kantor yang tidak kondusif.
Berdamai di sini artinya adalah menyadari dan menerima, tentunya tanpa mengeluh dan menggerutu. Sulit? Tidak juga. Anda hanya perlu menarik napas panjang dan sesekali piknik cari hiburan. I. Luki Arinta, Psi., M.Si., program Director ICOMM (institusi pengembangan diri di bidang komunikasi), memberikan solusi bagaimana berdamai dengan situasi-situasi sulit di kantor.
Situasi 1
Anda merasa senang bekerja di kantor yang sekarang, pekerjaannya sesuai minat dan gajinya besar. Sayang, politik kantor membuat Anda tidak tahan.
Tidak perlu resah dengan politik kantor yang kental. Di mana pun bekerja, Anda pasti akan menemukan politik kantor, entah pelakunya secara pribadi atau kelompok. Yang perlu Anda lakukan adalah mengingat kembali tujuan Anda bekerja di tempat ini. Fokus saja pada tujuan utama! Misalnya, untuk menghasilkan uang, fokus pada kinerja dan prestasi kerja Anda untuk meningkatkan penghasilan.
Jangan mudah terpengaruh oleh politik kantor. Kadang-kadang, memperbincangkan tentang politik kantor memang mengasyikkan, tapi sering kali itu malah mengganggu fokus Anda. Bahkan, bisa jadi Anda malah terbawa perasaan ikut-ikutan rekan kerja yang terlibat dalam politik kantor.
Situasi 2
Anda dan rekan berada dalam tingkatan yang sama. Namun, belakangan Anda mengetahui bahwa gaji dia lebih besar daripada Anda.
Sebelum melakukan demo di depan bos atau memusuhi rekan yang gajinya lebih tinggi, pertama yang harus Anda pahami adalah arti adil itu sendiri. Masalah yang sering terjadi adalah kita membandingkan dengan orang lain dari sisi jumlah. Tapi, faktor yang lebih luas kerap terlupakan, misalnya belajar skill baru, wawasan yang makin luas, network yang makin banyak, dll.
Mungkin saja gaji teman lebih besar daripada Anda, tapi Anda lebih sering mendapat kesempatan bertemu dengan banyak orang dan mengikuti berbagai pelatihan untuk menambah skill. Nah, ketika perhatian dan fokus kita tidak hanya pada gaji, tapi juga hal-hal positif lainnya, maka sisi positif yang Anda dapatkan selama Anda bekerja juga akan makin banyak.
Situasi 3
Anda menyenangi pekerjaan Anda, tapi, kok, lama-kelamaan Anda merasa tertekan karena tugas yang makin banyak.
Di mana pun bekerja, pasti ada kemungkinan muncul tugas-tugas yang membuat Anda tertekan, bahkan stres. Coba temukan bagian dari tugas tersebut, yang Anda senang mengerjakannya. Mulailah dari mengerjakan itu dulu, lalu selesaikan satu per satu. Kalau rasanya betul-betul tidak ada bagian dari pekerjaan tersebut yang Anda sukai, coba jeda dulu dengan istirahat atau mengerjakan hal lain, seperti hobi. Biasanya, setelah segar kembali, perasaan akan membaik, pikiran lebih segar, dan semangat baru akan muncul.
Cara lain, bicarakan dengan atasan Anda. Jelaskan dengan baik bahwa beban pekerjaan Anda terlalu melimpah dan membuat Anda kewalahan. Ada kemungkinan atasan tidak mengetahui situasi yang tengah Anda hadapi. Diskusikan beberapa pilihan solusi, misalnya dengan menambah karyawan atau memberikan deadline pekerjaan yang tidak berdekatan. (f)
Ika Nurulsyifa
Baca juga:
Cara Menghadapi 3 Tipe Rekan Kerja yang 'Sulit'
Strategi Menghadapi Rekan Kerja yang Tiran dan Semena-Mena
Strategi Menghadapi Atasan atau Rekan Kerja yang Emosional
Topic
#tipkarier