Foto: Fotosearch
“Cobalah untuk memaparkan juga prestasi rekan kerja Anda. Jika atasan mulai mengorek informasi lebih dan memaksa Anda untuk menyetujui pendapatnya, katakan Anda tidak memiliki wewenang untuk itu,” ujar Patricia Susanto, Konsultan karier dan CEO The Jakarta Consulting.
Pengalaman tak mengenakkan pernah dialami oleh Arisa (29), karyawan di sebuah perusahaan penerbitan di Jakarta, yang terpancing pembicaraan atasannya. “Saya terbawa atasan menggosipkan seseorang, yang ternyata dilihat oleh rekan saya lainnya. Keesokannya, rekan yang saya gosipkan dengan bos langsung menjaga jarak,” ujarnya.
“Tak perlu segan melapor karena ini terkait dengan dampaknya pada pekerjaan. Hal-hal apa pun yang berkaitan dengan masalah pekerjaan di lingkup kantor boleh dilaporkan kepada HR. Nantinya HR yang akan menindaklanjuti,” ujar Patricia.
Faktanya, banyak terjadi di organisasi besar atau kecil atasan yang pintar namun tidak bisa mengelola anak buah. Biasanya, atasannya lagi yang akan langsung menegur. Posisi atasan ini pun cenderung akan mentok pada dua atau tiga level di bawah direksi. Akan sulit untuk naik karena sudah kehilangan respek dari anak buahnya.
Topic
#gosipkantor