Foto: Fotosearch
Plus!
- Pemasukan tetap. Setidaknya, kita nggak perlu berutang setiap bulan.
- Produktif. Hanya bengong-bengong di rumah setiap hari bisa bikin stres, tuh.
- Tetap pede. Nggak perlu menghindar dari kawinan atau reuni sekadar menghindari pertanyaan, “Sekarang kerja di mana?”
Minus!
- Sulit 'berburu' pekerjaan layak. Soalnya, karena sehari-hari mesti melakukan survival job, waktu kita jadi nggak fleksibel buat interview di perusahaan lain.
- Madesu. Bukan rahasia, survival job jarang yang memiliki jenjang menjanjikan.
- Mesti side-job. Jika gaji yang ditawarkan terlalu kecil, terpaksa putar otak untuk mencari pemasukan tambahan, deh.
Jika survival job memang harus diambil, lakukan langkah-langkah ini, ya...
1/ Singkirkan ego. Untuk sementara, stop dulu hobi nonton di bioskop dan nongkrong di coffee shop yang menghabiskan banyak biaya. Kita nggak terlihat menyedihkan karena berhemat di saat krisis, kok.
2/ Gali ilmu. Meski nggak ada jenjang kariernya, pasti tetap ada hal positif yang bisa kita pelajari. Profesi SPG, misalnya, bikin kita 'belajar' seputar customer service dan jualan produk, kan.
3/ Kobarkan semangat. Camkan dalam hati, bahwa pekerjaan ini hanya sementara dan merupakan batu loncatan ke hal yang lebih baik! (f)
Baca juga:
Terlalu ‘Hebat’ Bisa Membuat Kita Sulit Memperoleh Pekerjaan
Ingin Dapat Pekerjaan Baru Lewat Headhunter? Perhatikan 4 Hal Ini
4 Tantangan Bekerja di Zona Nyaman
Amelia Yustiana
Topic
#kantorkrisis