Career
5 Kebiasan Buruk Mengirim Email yang Perlu Anda Hilangkan

18 Jan 2021


Dok. Pexels



Dalam dunia kerja, email adalah salah satu bagian komunikasi yang sangat penting. Terutama di masa pandemi, ketika banyak dari kita masih menerapkan kerja dari rumah atau work from home, maka komunikasi melalui email lebih sering dilakukan dari biasanya. 

Kendati demikian, email tidak selalu menjadi cara terbaik untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu. Pasalnya, email tidak bisa menyampaikan nada bicara atau ekspresi wajah, sehingga dapat membuat pesan rentan disalahpahami jika ada kesalahan dalam penulisannya. 

Maka dari itu, penting untuk mengeliminasi beberapa kebiasaan buruk dalam mengirim email, yang akan membuat komunikasi dalam bekerja jadi tidak maksimal atau bahkan berakibat buruk pada relasi antar rekan kerja maupun atasan.

Ini dia beberapa hal yang perlu Anda ketahui :

1. Terlalu informal
Terkadang untuk memberikan kesan akrab dan hangat, beberapa dari kita mungkin kerap mengabaikan bahasa-bahasa formalitas dalam mengirimkan email. Namun hati-hati dengan kebiasaan ini, yang jika disalahpahami akan membuat komunikasi berjalan tidak baik.

Maka dari itu, selalu mulailah email dengan salam yang tepat. Misal, sampaikan "Yang terhormat (nama orang yang dituju)" atau "Selamat pagi (nama orang yang dituju)". Jangan lupa juga gunakan sebutan Bapak atau Ibu di depan nama jika Anda tidak mengenal orang tersebut untuk menunjukkan sopan santun dalam berkomunikasi.
Advertisement


2. Email yang terlalu panjang
Kecenderungan orang Indonesia yang senang berbasa-basi, membuat kita terbiasa untuk membuat email dengan prolog yang panjang. Tak ada salahnya dengan itu, namun pastikan bahwa pesan dalam email tersebut efisien dan langsung membahas sasaran. 

Pasalnya, tak semua orang punya bayak waktu dan kesabaran untuk membaca email yang terlalu panjang dan bertele-tele. Lagi pula, informasi yang disampaikan cenderung akan hilang jika pesannya terlalu bertele-tele.


Lanjut ke halaman berikutnya.


BACA JUGA :
Ingin Mengubah Karier Setelah Belasan Tahun Bekerja, Lakukan 6 Langkah Ini
Rapat Terus Menerus Tak Akan Jadi Produktif. Berikut Tip Mengatur Rapat Lebih Efektif
7 Bahasa Tubuh untuk Tingkatkan Kemampuan Wawancara Kerja Virtual


 


Topic

#email

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?