Tidak mengganti seprai
Seberapa sering kita mengingat kesulitan mencuci seprai akibat terlalu berat? Jika sama sekali nggak ingat, tandanya kita jarang mengganti seprai, tuh. Menurut ahli facial sekaligus pendiri Cecilia Wong Skincare di New York City, bakteri dan kuman adalah penyebab kulit kasar. Dia pun menyarankan kita untuk mengganti seprai setidaknya seminggu sekali—apalagi jika wajah kita berjerawat!
Sarung bantal kasar
Pilihlah seprai dan sarung bantal yang halus. Soalnya, nih, bahan yang kasar—apalagi jika digunakan terus menerus—akan menyebabkan kerutan di wajah alias menghancurkan kolagen. Ada baiknya, tuh, pilih seprai berbahan sutra atau satin yang meminimalisasi ‘kerusakan’ wajah. Seprai yang terlalu kasar juga berdampak negatif untuk rambut, yaitu menyebabkan kerusakan dan jadi kriting.
Melepas rambut saat tidur
Tidur dengan rambut dikuncir memang tidak disarankan. Namun, membiarkan rambut tergerai ke atas bantal—terutama jika belum dikeramas—dapat memindahkan minyak di kepala ke sarung bantal, lalu ke kulit. Solusinya, bisa saja kuncir rambut, namun tidak ketat agar rambut bisa tetap bernapas.
Tidur tengkurap atau di satu sisi
Posisi tidur seperti ini dapat menyebabkan kulit menjadi keriput karena tekanan yang berat. Selain membuat kulit mengendur, tidur tengkurap atau di satu sisi juga mengakibatkan kita bangun dengan mata bengkak. Penyebabnya, pembuluh darah semakin melebar gara-gara toksin berkumpul di satu titik. Mata kita jadi seperti orang kurang tidur, deh!
Vini Damayanti
Foto: Fotosearch