29 Nov 2016

Whulandary Herman Menjalankan Seni Peran untuk Menantang Diri

Whulandary Herman berkarier menjadi model sejak tahun 2002, dan sejak itu pula dia terpikir untuk mencoba dunia akting. Sebab, dia menyadari betul karier akting itu lebih panjang usianya daripada modeling.
 
“Wajah Femina memberikan peluang untuk terjun ke industri hiburan. Masa 7 hari  karantina juga membantu saya belajar untuk selalu bersikap profesional dan bisa
menempatkan diri di mana pun saya berada.”
 
Kini, sudah 10 tahun Whulandary menekuni dunia model, sudah saatnya mencoba jalur yang berbeda. Setelah menang Puteri Indonesia, barulah dia serius menjajal dunia akting. Tawaran berperan sebagai Eva di film Bidadari Terakhir (2015) langsung diambilnya.
 
“Peran ini lumayan sulit dibawakan, terlebih karena ini adalah pertama kalinya saya berakting. Selain itu, karena film ini diangkat dari kisah nyata seorang anak yatim
yang terpaksa menjadi wanita penghibur untuk membiayai pengobatan ibunya yang menderita kanker.”
 
Tantangan akting lain Whulandary dapatkan di film terbaru Will You Marry Me (2016). Di film ini dia memerankan tokoh Stefani, seorang wanita yang patah hati karena kehilangan cinta dan menjadi depresi. Sulitnya, Pemenang II Wajah Femina 2008 ini harus berakting tanpa suara, tapi orang tetap bisa merasakan luka hatinya. Itu akting yang luar biasa berat bagi Whulandary.
 
“Saya suka menantang diri saya sendiri. Saya ingin tahu seberapa kuat saya bisa keluar dari zona nyaman. Sebab, di modeling saya sudah sangat aman. Sementara, akting seperti mainan baru, seperti masih di sekolah TK yang baru belajar dari awal. Apapun karakter yang saya dapat merupakan tantangan baru untuk memberikan yang terbaik.”
 
Kebetulan, Whulandary memang suka nonton film. Angelina Jolie, Robert De Niro, Leonardo DiCaprio, Christine Hakim, Reza Rahadian, Jajang C. Noer, adalah role model dia saat berakting. Whulandary juga suka bergaul dengan orang dalam karakter yang berbeda. Karakter-karakter mereka jadi referensi dalam berakting.
 
“Saya kaget dan tidak menyangka bahwa pembelajaran saya di dunia akting mendapat apresiasi Tuti Indra Malaon Awards sebagai Aktris Pendatang Baru Terbaik di Piala Maya 2015. Saya sangat bersyukur! Semua penghargaan itu saya terima sebagai tantangan baru untuk siap mendalami peran lain di film berikutnya!” (f)
 


Topic

#WF2016