
MembantunyaAwal Oktober lalu, Devina Mahendriyani (26), alumnus Wajah Femina 2013, terpilih sebagai Putri Selam Indonesia 2016. Ia pun berhak mewakili Indonesia pada Miss Scuba International 2016. Meski tak menargetkan juara di ajang yang digelar di Sabah, Malaysia itu, ia berhasil menembus lima besar. Baginya, ini bukan sekadar kontes kecantikan, ada misi penting di balik keikutsertaannya di ajang tersebut.
Usai mengikuti ajang Wajah Femina 2013, ia mengaku tak terlalu aktif di dunia modeling. Rupanya, ia sibuk berkutat di kampus. “Melihat teman-teman finalis lain yang begitu bersemangat mengejar passion mereka setelah lulus kuliah, saya seperti mendapat amunisi baru dan terpacu untuk menyelesaikan kuliah,” katanya.
Kuliahnya di jurusan arsitektur, Universitas Parahyangan, Bandung, memang sempat tertunda selama 1 tahun karena ia sibuk bekerja di salah satu biro konsultan arsitektur. Berkat tekad tadi, Devina yang mulai kuliah tahun 2009 pun berhasil menyelesaikannya pada tahun 2014 lalu.
Setelah itu, ia mulai meniti karier di media online, www.asiagreenbuilding.com, sebagai content editor. Walau tidak bersentuhan langsung dengan arsitektur, tetap relevan dengan bidang ilmu yang ia miliki. Media online tempatnya bekerja mendukung pengembangan green building .
Green building adalah upaya untuk menghasilkan bangunan dengan menggunakan proses-proses ramah lingkungan dan penggunaan sumber daya secara efisien selama daur hidup bangunan sejak perencanaan, pembangunan, operasional, pemeliharaan, renovasi, bahkan hingga pembongkaran. “Saya ingin mengedukasi masyarakat. Karena, salah satu hal yang paling besar memengaruhi global warming adalah bangunan dan hunian,” ujar wanita kelahiran 8 Februari 1990 ini.
Bekerja di media dengan kesadaran lingkungan makin memengaruhi cara pandangnya terhadap dunia. Termasuk saat berlibur yang biasanya ia isi dengan berenang dan menyelam di laut. Saat menyelam di beberapa lokasi di Indonesia, seperti Menjangan-Bali dan Banda Neira-Maluku, ia melihat betapa indahnya laut Indonesia. Tapi, di sisi lain ia juga melihatnya begitu rentan rusak, jika tidak disertai kesadaran masyarakat.
“Saat menyelam pun saya berusaha menjadi penyelam yang bertanggung jawab, dengan tidak menyentuh terumbu karang,” ujar pemilik tinggi 168 sentimeter dan berat 54 kilogram ini.
Itulah yang menjadi salah satu alasannya tertarik mengikuti pemilihan Putri Selam Indonesia 2016. Ia mengakui, selain ingin menyalurkan hobi, lewat ajang itu ia juga ingin ambil bagian dalam menjaga lingkungan dan laut, khususnya terumbu karang, agar lestari. Berbekal pengalaman di ajang Wajah Femina, proses seleksi berupa wawancara ia hadapi dengan baik.
“Tidak hanya mencari kontestan berpenampilan menarik, ajang ini juga menuntut peserta untuk bisa berenang, menyelam, dan memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga lingkungan,” katanya.
Devina terpilih sebagai Pemenang I Putri Selam Indonesia 2016, menyisihkan 14 finalis lainnya. Ia mewakili Indonesia di ajang Miss Scuba International 2016 yang diadakan di Sabah, Malaysia. (f)
Topic
#wajahfemina





