16 Sep 2016

Wajah Femina Sudah Memasuki Penjurian Tahap Awal

Pemilihan Wajah Femina (WF) 2016 telah memasuki tahap awal penjurian. Para juri internal yang terdiri dari tim redaksi mode, features, boga, digital, dan fotografer menyeleksi ribuan formulir yang masuk. Penjurian internal tahap awal ini berlangsung sangat ketat. Perdebatan untuk memilih calon unggulan WF 2016 yang terbaik pun tak dapat terhindarkan dalam proses penjurian yang berlangsung selama sekitar 5 jam.
           
Memang, seperti itulah proses yang harus dilakukan para juri internal untuk menyaring bakat-bakat baru di dunia modeling, presenting, dan akting, seperti saat menemukan Whulandary (Pemenang II WF 2008, 15 Besar Miss Universe 2013), Ayu Gani (Pemenang Favorit WF 2011, Pemenang Asia’s Next Top Model 2015), maupun Harly Valentina Baastians (Best Presenting WF 2012, Presenter Rooftop TRANS TV).   
 

“Secara keseluruhan, peserta tahun ini lebih variatif. Tiap-tiap peserta punya potensi dan karakter wajah yang bagus,” ujar Denny Herlianso, Editor Fotografi Femina.
           
Tak hanya soal penampilan fisik, daerah asal peserta WF tahun ini juga lebih beragam. Ada dari Surabaya, Manado, Semarang, Solo, Medan, Ambon, Sidoarjo, Blitar, Papua, Lampung, Palu, Yogyakarta, Solok, Padang, hingga Lhokseumawe.
           
Menariknya lagi, peserta dari kota-kota di luar Jakarta itulah yang rata-rata memiliki tinggi badan 170 cm. “Peserta tahun ini banyak yang sudah mempersiapkan diri dengan lebih baik, terlihat dari foto-foto yang dikirim. Ini memudahkan pekerjaan panitia untuk menyeleksinya,” ungkap Nuri Fajriati, Redaktur Senior Femina, yang juga Ketua Penjurian WF 2016. (f)
           
 


Topic

#WF2016