Nggak bisa dipungkiri kalau cewek, tuh, cenderung mencari makanan sebagai pelarian saat stres. Hasilnya, masalah nggak terselesaikan, berat tubuh malah makin bertambah. Untuk mengatasinya, cobalah melakukan lima hal berikut:
Makan tepat waktu
Cewek aktif seperti kita memang disibukkan oleh jadwal deadline. Namun, jangan lewatkan sarapan, makan siang, dan makan malam. Penting, tuh, untuk mencegah kita jadi celamitan. Saat tubuh nggak diisi asupan, kita cenderung mencari sesuatu yang manis-manis. Ini justru akan memberi lebih banyak lemak di tubuh dibandingkan nasi!
Pilih alternatif lain
Memang ada saja momen ketika kita kesal dan pengen mencekoki diri dengan aneka makanan. Jika sulit menghindarinya, pilihlah jenis makanan yang ‘bersahabat’ bagi tubuh. Misalnya: biskuit gandum, buah, atau jus buah segar tanpa gula. Pas buat mengenyangkan perut tanpa mengancam tubuh jadi terlalu ‘beleber’.
Kesibukan positif
Yap, usahakan mencari pelarian ke suatu hal yang juga produktif. Bisa main alat musik, update blog, nonton DVD, atau olahraga. Intinya, sih, apa pun yang bisa kita nikmati hingga melupakan makanan. Hindari ngumpul dengan teman karena biasanya kita malah cenderung isi perut saat bersama mereka.
Curahkan ke buku
Maksudnya, nih, ungkapkan perasaan kita tentang masalah makan ke buku. Mulai dari jenis makanannya, jam makan, hingga biaya yang dihabiskan. Dengan begitu, kita jadi punya bayangan tentang pola makan kita sehari-harinya dan mengubahnya. Misalnya, lebih menahan diri saat akan ngemil roti karena ini lebih karena lapar mata, bukan lapar fisik.
Kurangi rasa bersalah
Nggak jarang kita merasa depresi setelah makan kentang goreng atau burger ketika sedang resah. Eits, hindari perasaan bersalah. Soalnya, nih, perasaan ini akan membuat kita putus asa hingga akhirnya mencekoki diri dengan makanan-makanan tanpa henti. Kalau kebablasan, beri toleransi pada diri sendiri, namun coba kurangi porsi untuk isi perut berikutnya! (VIN/FOTOSEARCH)