Minggu ini salt bread, minggu depan kopi Mont Blanc, setelah itu Dubai Chocolate versi terkini, disusul es krim, matcha, atau dessert yang tiba-tiba memenuhi FYP.
Buat foodies, rasanya FOMO kalau belum coba. Tapi kalau semua dituruti, bukan cuma dompet yang menjerit—badan juga bisa ikut protes.
Kabar baiknya, kamu nggak harus berhenti ikut tren. Kuncinya adalah menikmati dengan lebih cerdas.
Berikut lima cara supaya tetap bisa berburu jajanan viral tanpa bikin tubuh kewalahan.
1/ Pakai aturan “worth it atau lewat?”
Sebelum membeli, tanyakan kepada diri sendiri, apakah kamu benar-benar penasaran sama rasanya, atau karena racun FYP.
Nggak semua yang viral harus dicoba. Pilih makanan yang benar-benar unik atau sulit ditemukan di tempat lain. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati tren tanpa merasa harus membeli semuanya.
2/ Jangan berburu jajanan saat perut kosong
Ini adalah salah satu kesalahan paling umum. Saat lapar, otak cenderung memilih makanan tinggi gula, lemak, dan kalori dalam porsi lebih besar.
Kalau memang mau food hunting, makan dulu makanan utama atau setidaknya camilan tinggi protein seperti yogurt, telur rebus, atau kacang-kacangan. Perut yang sudah terisi membuatmu lebih mudah mengontrol porsi.
3/ Satu gigitan buat semua
Kalau lagi nongkrong bareng teman, manfaatkan sistem sharing. Daripada satu orang membeli satu dessert penuh, pesan beberapa menu lalu saling mencicipi.
Cara ini membuat kamu bisa mencoba lebih banyak makanan viral tanpa harus menghabiskan satu porsi sendiri.
Bonusnya? Feed Instagram meriah, perut (dan kantong) tetap aman.
4/ Terapkan aturan 80:20
Prinsip ini cukup sederhana. Sekitar 80% makanan harian berasal dari makanan bergizi seperti sayur, buah, protein, dan biji-bijian utuh. Sisanya, sekitar 20%, boleh digunakan untuk menikmati makanan favorit atau jajanan viral.
Dengan pola ini, kamu nggak merasa sedang diet, tetapi tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan.
5/ Badan ikut bergerak
Nggak perlu langsung lari 10 kilometer gara-gara semangkuk dessert. Cukup imbangi dengan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki 20-30 menit setelah makan, naik tangga, bersepeda santai, atau menambah target langkah harian.
Aktivitas ini membantu tubuh menggunakan energi yang baru dikonsumsi sekaligus membuat badan terasa lebih segar. Jangan langsung rebahan, ya.... (f)
Brianna Relisha