Foto: AppStore/Ilustrasi: Petty Galuh
Melalui Steller, kita bisa membuat sebuah album seperti buku atau majalah virtual berisikan foto-foto, teks bahkan video, yang mudah kita bolak-balik serta dibuat sebagai satu jalinan cerita. Mudahnya lagi, Steller telah memiliki pilihan layout untuk kita gunakan, juga besar kecil dan letak foto, serta jenis huruf untuk teksnya yang bisa dipilih sendiri. Artinya, tidak butuh keahlian desainer grafis untuk membuat layout sendiri, deh.
Aplikasi yang dirilis sejak 2014 ini sedang popular sebagai salah satu aplikasi sharing foto. Pasalnya, kita bisa follow akun Steller orang lain (juga sebaliknya). Sehingga begitu membuka aplikasi, kita akan bisa menyimak cerita-cerita orang lain pada tab 'storyline'.
Berikut langkah-langkah membuat satu “buku” cerita di Steller:
1. Sign up dulu dengan email atau bisa melalui akun Twitter, Facebook, atau Instagram.
2. Klik tanda plus di bagian sudut bawah, lalu kita bisa memilih tema-tema yang tersedia.
3. Klik ‘next’ untuk memilih foto atau video yang akan ditampilkan.
4. Klik ‘import’ untuk meletakkan foto pada layout halaman. Kita bisa memilih bentuk layout dengan pilih 'layout' di sudut kiri bawah.
5. Jika ingin menambah halaman, pilih 'new page' atau 'tanda plus' di sudut bawah. Kita akan diminta memilih dulu antara memasukkan foto atau teks.
6. Ketika selesai, klik 'publish'. Cerita kita pun sudah berada dalam jaringan Steller atau bisa membagi di akun Facebook atau Twitter pribadi kita.
7. Kita juga bisa mem-posting ulang cerita orang lain atau menyimpannya pada folder 'collection' dalam aplikasi tersebut.
Butuh inspirasi membuat cerita? Intip juga akun-akun Steller dari Indonesia seperti @Dita, @salmanaristo, @DeeLestari, @ikanatassa dan @aMrazing.
Happy storytelling!