Pertemuan pertama telah membersitkan ketertarikan Ringgo Agus Rahman (32) pada sosok Sabai Morscheck (27). Penampilan dan personality Sabai dinilai Ringgo sesuai dengan kriteria wanita impiannya. Kesamaan selera musik, traveling, serta sifat yang akhirnya mendekatkan hati mereka. Kini, di tengah kebahagiaan pernikahan yang belum genap satu tahun, pasangan ini bersiap menanti kelahiran sang buah hati.
Ketika femina menyambangi pasangan ini di kawasan Jakarta Selatan untuk sesi foto dan wawancara, rumah mereka sedang dipugar. “Rumahnya lagi berantakan, nih, pas banget baru hari ini kami renovasi samping untuk kamar anak,” jelas pria yang pernah mendapat penghargaan Pendatang Baru Pria Terpilih Festival Film Jakarta (2006) ini.
Saat diwawancara Femina, kehamilan Sabai yang saat wawancara sudah memasuki bulan ke-7 membuat keduanya mempersiapkan diri sebaik mungkin. Demi belajar menjadi ayah yang baik, Ringgo melahap semua informasi seputar kehamilan, melahirkan, dan ASI dari berbagai sumber. Dari buku-buku, ngobrol dengan teman yang sudah berpengalaman, hingga bergabung dalam komunitas ayah ASI. Demi kelancaran ASI sang anak, ia pun sengaja memilih rumah sakit dan dokter yang mendukung IMD (Inisiasi Menyusui Dini).
“Awalnya saya tak peduli. Yang penting biaya untuk melahirkan nanti sudah tersedia. Tapi, setelah membaca beberapa buku, saya jadi tahu banyak soal ASI,” ujar Ringgo. Salah satunya, tentang IMD untuk kelancaran ASI. “Tapi, kalaupun ke depannya ada kendala soal kelancaran ASI, yang penting kami sudah melakukan yang terbaik,” kata Ringgo.
Sebuah nama sudah ada dalam catatan benaknya. “Dari nama artis asal Islandia, Bjork, penyanyi favorit saya,” kata Ringgo. Keduanya bahkan tak sabar untuk mengajak sang buah hati traveling, dan mulai berandai-andai. “Barang pertama yang saya cari adalah stroller yang ringan dan gampang dibawa ke mana-mana,” cerita Ringgo, antusias. Mendengar ini, Sabai langsung menyahut, “Nanti kita biarkan saja dia bermain dengan anak-anak kampung, kita pergi diving. Banyak diver asing yang melakukan hal itu.”
Banyak rencana terkait kehadiran sang putra memenuhi kepala, tapi baik Ringgo maupun Sabai tak ingin menjadi orang tua yang menuntut ini itu kepada anaknya kelak. “Saya membebaskan ia menjadi apa pun yang ia mau. Saya ingin menjadi ayah yang menyenangkan. Asalkan dia jangan jadi artis,” ungkap Ringgo, yang tidak melihat profesi aktor sebagai karier yang menjamin.
Ringgo juga menyampaikan keinginannya untuk menjadi full time daddy. Rupanya, mereka berdua sama-sama senang menghabiskan waktu di rumah. “Sejak hamil, saya stop syuting film dulu. Lebih banyak di rumah,” ujar Sabai, yang berencana menggunakan ilmu yang ia dapat dari Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Pelita Harapan, Jakarta.
Terang saja ucapan Sabai ini mendapat protes Ringgo. “Dia yang suka jail! Tapi kalau lagi berduaan di kamar, sih,” kata Ringgo, melirik mesra sang istri. “Tapi, saya sekarang memang jadi manja dan bergantung pada Sabai,” tambahnya.
Mereka menyadari, dunia yang mereka geluti saat ini banyak godaan. Untuk menjaga kepercayaan, keduanya mengaku tak pernah lepas berkomunikasi untuk memberitahukan keberadaan masing-masing. Ringgo juga memberikan semua penghasilan yang ia dapat kepada Sabai.
“Tiap hari saya tinggal minta ongkos saja. Kalau mau beli apa-apa tanya dulu, ada uangnya atau enggak. Soalnya, kalau pegang uang sendiri, ada saja godaannya,” ungkap Ringgo. “Saya memang lebih bisa berhemat dari dia. Belakangan ini saja suka belanja online, beli barang-barang kebutuhan anak,” sambut Sabai, yang menggoda suaminya dengan menunjuk sudut rumah mereka yang dipenuhi tumpukan sepatu milik Ringgo. Koleksi sepatu Ringgo memang lebih banyak dari Sabai.
Ringgo dan Sabai mengaku nyaman dan menikmati kebersamaan mereka. “Tujuan kita sekarang adalah membuat anak kita bahagia. Bagi saya, orang pertama yang harus saya bikin happy adalah istri dan anak,” ujar Ringgo. Sebisa mungkin, ia ingin berada dekat dengan istrinya itu.
“Meskipun satu sedang di kamar, dan satu lagi sedang nonton TV di ruang lain, yang penting masih di bawah satu atap. Dan semoga akan seperti ini terus,” ungkap Ringgo, dengan mata berbinar.
Akhir Februari lalu, buah hati yang dinanti pun hadir. Mereka memberi bayi lelaki mereka nama Bjorka. "Karena kami berdua sama-sama pengagum musik Bjork," ucap Ringgo, tanpa beban. (f)
FAUNDA LISWIJAYANTI