Foto: ImageCollect
“SMP adalah masa yang cukup sulit buat saya. Karena saya dikucilkan oleh sekelompok perempuan populer di sekolah. Mereka menganggap saya tidak cukup keren atau cantik. Jadi mereka berhenti berbicara kepada saya,” curhat Taylor ketika diwawancara oleh Teen Vogue.
Bukan hanya dianggap tidak keren dan cantik. Selera Taylor terhadap musik country juga dinilai aneh oleh teman-temannya. “Mereka mengolok-olok saya karena selera musik saya,” tambah mantan pacar Tom Hiddleston ini.
Baca Juga: Ditanya tentang Taylor Swift, Tom Hiddleston Canggung
Bukannya menjauhi musik country yang membuatnya tidak punya teman, Taylor malah menjadikan musik sebagai pelariannya. Jadi ketika teman-teman Taylor asyik berpesta tanpa mengundang dirinya, Taylor membesarkan hatinya dengan musik. “Saya bilang sama diri saya sendiri, ‘nggak apa-apa, nanti saya bisa membuat lagu tentang hal ini’,” cerita Taylor ketika diwawancara Ellen DeGeneres di The Ellen DeGeneres Show.
Terbukti sejak awal kemunculannya sampai saat ini, wanita kelahiran 13 Desember 1989 ini tidak henti-hentinya menuai prestasi. 10 Grammy Awards (penghargaan paling bergengsi untuk para musisi) sudah dikantonginya, termasuk kategori Best Country Album, Best Female Country Vocal Performance, Best Country Song, dan Best Country Solo Performance. Kalau dulu Taylor meninggalkan musik ini demi bisa diterima teman-temannya saat sekolah, mungkin dia tidak akan membawa pulang piala-piala tersebut.
Memiliki pengalaman sebagai orang yang selamat dari bully, Taylor pun berusaha mendorong para penggemarnya untuk tetap tegak dari hinaan atau kelakuan buruk orang-orang di sekitarnya. Taylor pernah memberi komen di foto seorang penggemarnya yang di-bully oleh teman-teman sekolahnya.
Taylor memberi komen yang sangat panjang. Namun ada tiga poin penting dari apa yang dia tulis, yaitu:
- Bullying tidak terbatas pada masa sekolah atau usia tertentu. Pem-bully senang menjatuhkan orang lain dengan alasan untuk hiburan, iri, mereka sendiri terluka, atau bahkan tidak punya alasan sama sekali.
- Orang yang menjadi target di-bully biasanya karena orang tersebut berani menjadi dirinya sendiri.
- Satu-satunya cara untuk bebas bully adalah dengan mengubah airmata menjadi prestasi.
Anda setuju dengan Taylor? Share di kolom komentar, ya… (f)
Baca Juga: Masih Ingat Serangan Tweet Calvin Harris kepada Taylor Swift? Kini Dia Menyesalinya
Topic
#mentalmerdeka, #bullying