Bahan:
Bahan kering, ayak bersama:
75 g tepung terigu protein sedang
15 g cokelat bubuk
½ sdt double acting baking powder*
Adonan kuning telur, kocok hingga mengembang:
3 kuning telur ayam
50 g gula pasir berbutir halus
50 ml air
40 ml minyak jagung
¼ sdt garam
Adonan putih telur, kocok kaku:
3 putih telur ayam
50 g gula pasir berbutir halus
¼ sdt cream of tartar
Buttercream, kocok hingga lembut:
200 g mentega tawar
100 ml susu kental manis
2 sdm gula bubuk, ayak
1 sdm kopi instan, larutkan dengan sedikit air panas
Kulit:
10 kuning telur ayam
20 g gula bubuk, ayak 2 kali
2 sdm tepung hunkue, ayak 2 kali
1 sdm minyak jagung
5 sdm selai stroberi
Cara Membuat:
1. Masukkan bahan kering ke dalam adonan kuning telur. Aduk lipat menggunakan spatula. Masukkan adonan putih telur, aduk lipat hingga rata.
2. Tuang adonan ke dalam loyang 24x24x3 cm beroles mentega dan dialasi kertas roti. Panggang dalam oven panas bersuhu 200o C (± 10 menit). Keluarkan. Lepaskan cake dari loyang. Letakkan di atas plastik lembaran tahan panas beroles margarin. Gulung selagi panas. Dinginkan dalam lemari es selama ± 30 menit.
3. Buka gulungan kue, oleskan buttercream. Gulung kembali, padatkan dengan bantuan papan kayu. Simpan dalam lemari es (± 30 menit).
4. Kulit: Kocok kuning telur, gula pasir, dan gula bubuk hingga pucat dan mengembang. Masukkan tepung hunkue dan minyak jagung. Aduk lipat hingga rata.
5. Tuang adonan ke dalam loyang 30x30x3 cm beroles mentega dan dialasi kertas roti, ratakan. Panggang dalam oven panas bersuhu 250o C hingga terlihat motif loreng (± 5 menit). Turunkan suhu menjadi 180o C, panggang hingga matang (± 10 menit). Keluarkan. Lepaskan kue dari loyang, letakkan di atas plastik lembaran tahan panas beroles margarin (sisi bermotif di bagian bawah). Diamkan hingga tidak panas.
6. Oleskan selai stroberi di atas kulit. Letakkan bolu gulung di atasnya, selimuti dengan kulit. Bungkus kembali dengan plastik lembaran, padatkan dengan memilin kedua ujungnya. Simpan dalam lemari es hingga dingin. Potong sesaat sebelum disajikan.
* Double acting baking powder: Bedanya dengan baking powder biasa yang adonan kuenya harus segera dipanggang, double acting memiliki kemampuan mempertahankan kestabilan volume adonan, walau tak segera dipanggang.
Catatan:
1. Nikmat disajikan dalam keadaan dingin namun tidak beku. Jika buttercream mengeras saat disimpan dalam lemari es, diamkan sejenak (± 10 menit) pada suhu ruang sebelum disajikan.
2. Karena gula bubuk dan tepung hunkue mudah menggumpal, sebaiknya ayak dua kali agar permukaan bolu lebih halus dan rata. (f)
UNTUK 12 POTONG
THEOFILIA VIYOSHI BANGUN
FOTO: DENNY HERLYANSO, DHANI INDRIANTO