Dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-3, platform e-commerce Shopee menyelenggarakan acara istimewa. Pada Senin 19 November 2018, digelar acara yang diberi judul Shopee 12.12 Birthday Sale di Sentul International Convention Center. Salah satu agenda istimewa dalam acara yang juga disiarkan secara langsung di empat televisi swasta itu adalah tampilnya girl group asal Korea Selatan, BLACKPINK.
Dalam waktu sekitar 20 menit, girl group beranggotakan Jennie, Jisoo, Rose, dan Lisa menghibur penonton, yang kebanyakan memang fans mereka alias Blink. Membawakan tiga lagu; As If It's Your Last, Forever Young, dan Ddu-Du Ddu-Du, sedikit menyapa penonton, dan mengingatkan Blink Indonesia kalau mereka akan tampil lebih banyak saat konser di Jakarta Januari tahun depan.
Kehadiran mereka bukan tanpa alasan. Mereka resmi diumumkan sebagai brand ambassador regional. Artinya, BLACKPINK akan menghiasi iklan platform e-commerce yang pertama diperkenalkan di Singapura pada 2015 itu, tak hanya di Indonesia, tapi juga Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Vietnam, dan Filipina.
Menurut Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee, untuk mendatangkan keempat wanita yang bernaung di bawah YG Entertainment ini, diperlukan waktu tiga bulan. Sementara untuk membuat iklan bersama mereka, tim Shopee terbang ke Seoul. Untuk Indonesia, Lisa khusus berbicara dalam bahasa Indonesia untuk mengajak masyarakat belanja menggunakan platform ini.
Strategi bisnis yang dilakukan Shopee ini sepertinya berhasil menanamkan Shopee sebagai brand di benak masyarakat. Paling tidak mereka berhasil menjual ribuan produk YG Entertainmet dalam sekejap. Karena untuk bisa melihat langsung Lisa Agustus lalu, dan BLACKPINK di SICC kemarin, penggemar harus membeli produk dengan harga tertentu.
Di tengah maraknya e-commerce, setiap brand memang harus pandai-pandai melakukan strategi marketing. Pemilihan artis Korea Selatan sebagai muse, bintang iklan, atau brand ambassador jadi salah satu strategi yang dianggap efektif. Meningkatkan gelombang budaya Korea di dunia jadi alasannya.
Meski brand kita segera melekat di benak masyarakat, bukan berarti melakukan branding menggunakan figur terkenal tanpa risiko. Pertama, baik buruk reputasi sang public figure akan ikut memengaruhi reputasi brand. Kedua, karena memiliki banyak penggemar, yang mungkin fanatik, kesalahan perlakuan brand terhadap sang idola, bisa memicu kemarahan penggemar bahkan diboikot.
Tapi penting diingat, sehebat apapun brand ambassador yang digunakan, untuk membuat pelanggan Anda percaya dan setia, tetaplah kualitas produk dan pelayanan yang baik. Setuju? (f)
Baca Juga:
Antusias Belanja Demi Bertemu Blackpink
Manfaatkan Teknologi Digital Untuk Lesatkan Bisnis
Topic
#blackpink, #branding, #ecommerce, #shopee, #ygentertainment