Career
Wawancara Kerja untuk Posisi Senior

5 Nov 2012


“Sebenarnya, perbedaan wawancara posisi senior manajer dengan posisi staf terletak pada pertanyaan yang diajukan oleh perekrut,” kata konsultan karier Sylvina Savitri dari Experd. Pada umumnya, pertanyaan saat wawancara untuk posisi yang lebih tinggi dititikberatkan pada kemampuan manajerial. seperti planning, monitoring, problem solving, cross functional orientation, team leadership, dan influencing. Dengan pengalaman kerja sebagai seorang manajer, Anda akan dinilai dari pencapaian terhadap masalah tersebut.    

Selain itu, menurut Sylvina, aspek bisnis juga tak kalah penting dibahas dalam interview. Pewawancara akan melemparkan pertanyaan untuk mengukur kemampuan decision making, business orientation, dan strategic thinking. Hal ini dianggap penting sebab seorang manajer adalah leader yang memiliki visi ke depan untuk perkembangan perusahaan.

Saat wawancara, ada kemungkinan Anda akan ditanya langsung oleh senior manajer ke atas bahkan pemimpin perusahaan. Saran Sylvina, untuk mendongkrak rasa percaya diri, kenakan pakaian yang memberi kesan professional, tapi jangan berlebihan. Kesan pertama yang menarik membuat orang lain segera ‘jatuh hati’ pada Anda.

Yang juga tak kalah penting dipersiapkan adalah CV. Jangan asal buat CV, sebab inilah alat ‘menjual diri’ Anda. Tunjukkan kualitas Anda sebagai pemimpin, dengan mencantumkan pengalaman kerja profesional yang sesuai dengan pekerjaan yang Anda lamar. Agar mudah dibaca, Sylvina menyarankan untuk menuliskan pekerjaan yang telah dilakukan dalam poin-poin secara singkat dan padat. Dengan demikian, pewawancara dapat membaca CV Anda secara cepat.
Advertisement

Sebagai bahan pertimbangan, cantumkanlah 5-7 hal yang menjadi kekuatan Anda sebagai manajer di kantor lama. Misalnya, kemampuan memantau tercapainya target (monitoring), kemampuan membangun relasi dan koordinasi dari berbagai unit (cross functional orientation), hingga kemampuan membangun divisi dan mendayagunakan seluruh sumber daya untuk meraih tujuan (team leadership).

Selain menunjukkan keunggulan, menurut Sylvina, Anda tak perlu takut menunjukkan kelemahan dalam CV. Namun, tekankan pula apa yang telah Anda lakukan untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

Daria Rani Gumulya


Baca juga : Dos & Don'ts dalam wawancara



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?