Ditambahkan pula oleh Direktur Pelaksana Bank Dunia, Sri Mulyani, jika selama ini kerjasama selalu mengenai transfer uang, teknologi, dan solusi dari negara maju ke negara berkembang, saat ini solusi tersebut bisa datang dari mana saja. "Sejumlah negara berkembang memiliki masalah yang sama dan mampu menyelesaikannya. Pengalaman inilah yang nantinya menjadi pusat pengetahuan bagi negara-negara-negara lain."
Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia, Boediono, ini merupakan kerjasama pemerintah Indonesia bersama Bank Dunia, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan UN Development Program. "Indonesia siap menjadi simpul jaringan pengetahuan dengan tiga pilar utama, yaitu ketahanan pangan dan energi, keuangan publi dan keuangan mikro, dan upaya pembangunan perdamaian," ungkap Boediono. (f)