Money
Tren Investasi 2015

21 Apr 2015

Obligasi, reksadana, dan saham sudah masuk dalam daftar investasi kita. Tetapi, rasanya masih belum cukup. Instrumen investasi apa lagi yang bisa masuk dalam daftar? Sebelum mengutak-atik keuangan untuk investasi, Ligwina Hanantp, perencana keuangan independen, mengingatkan agar memiliki tujuan yang jelas saat berinvestasi. Bukan hanya sekadar mengikuti tren investasi. "Membuat rencana keuangan tidak mengajak Anda untuk berspekulasi atau trading. Jika ingin, silakan saja. Tetapi, ini perlu diperjelas di luar kerangka rencana keuangan," tambah Ligwina.

Dalam rencana keuangan ada beberapa produk yang dipakai, yaitu tabungan, deposito, emas, reksa dana, dan asuransi. Semua produk digunakan sesuai tujuan finansial yang Anda tentukan terlebih dahulu. Perencanaan keuangan tidak merekomendasikan terjadi keluar masuk produk demi sebuah spekulasi kenaikan harga. Di luar kerangka rencana keuangan ada produk yang berfungsi untuk menimbulkan penghasilan pasif yang disebut aset aktif, yang termasuk dalam 3 kategori: bisnis, properti, dan surat berharga.
Advertisement

Mengenai mana yang lebih untung, Ligwina menyatakan tak bisa dibahas tanpa analisis mendalam. "Maka, untuk membantu Anda berkeputusan tentang produk lain yang ingin Anda gunakan, sebaiknya tentukan dulu tujuan keuangan Anda," saran Ligwina. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?