Memang, kehadiran dua anak sekaligus di tengah keluarganya yang sudah memiliki tiga anak membuat Sutejo kaget. Ternyata, pengalamannya menghadapi tiga kelahiran anak sebelumnya tidak membuatnya lebih siap menghadapi perubahan ini. "Tekanan yang dihadapinya mungkin jadi berlipat ganda karena anaknya kembar, plus dia juga sudah memiliki tiga anak yang masih kecil," komentar Hadi.
Menurut Hadi, kurangnya waktu istirahat dan tidur memang salah satu penyebab PPND. Karena, ketika kita kurang tidur, aktivitas pada bagian otak yang mengatur emosi (amygdala) akan meningkat, sedangkan aktivitas pada bagian otak yang mengatur pola pikir rasional (prefrontal cortex) akan menurun. Akibatnya, kita akan mudah merasa kesal dan stres.
Selain itu, ada beberapa faktor lain penyebab PPND, antara lain:
- Latar belakang personal maupun latar belakang keluarga terhadap depresi. Orang yang sebelumnya pernah depresi atau ada anggota keluarganya yang pernah depresi berisiko mengalami PPND yang lebih besar. Ini karena kemampuan mereka mengatasi tekanan dalam kehidupan tidak cukup baik.
- Kurangnya dukungan dari pasangan, keluarga, maupun lingkungan sosialnya terhadap peran barunya sebagai ayah serta usahanya beradaptasi dengan peran baru tersebut.
- Hubungan yang kurang baik dengan pasangan. Keduanya sama-sama tertekan menjalani peran barunya sebagai orang tua dan menghadapi perubahan-perubahan dalam hidup akibat kelahiran bayi mereka. Selain itu, hubungan keduanya sebelum anak lahir pun sudah kurang optimal.
- Kurangnya persiapan menjadi orang tua, baik itu persiapan mental maupun materi. Hal ini umumnya terjadi pada pasangan usia muda atau yang kelahirannya tidak direncanakan.
- Faktor hormonal. Ketika seorang pria menjadi orang tua, tingkat hormon testosteronnya menurun, sementara tingkat hormon estrogennya meningkat. Perubahan hormon tersebut membuatnya menjadi lebih emosional dan kondisi fisiknya pun menurun, sehingga ia menjadi lebih cepat capek.
- Pasangannya juga mengalami postpartum depression, sehingga sang suami menjadi lebih rentan mengalami PPND.
- Faktor-faktor tekanan lainnya yang saling memengaruhi, seperti masalah pekerjaan atau finansial. Masalah-masalah ini membuatnya mengalami tekanan hidup yang lebih tinggi. Makin tinggi kadar tekanan yang dialaminya berbarengan dengan kehadiran bayi baru dalam keluarganya, maka makin rentan ia mengalami PPND. (f)