Food Review
Surga Kuliner Asia Eropa

17 Apr 2013


Bagi pengusaha garmen Raymond O.K. Lai, mencintai kuliner tak cukup dengan sekadar menjadi penjelajah rasa. Angan-angan masa lampau untuk memiliki sebuah restoran diwujudkannya tahun lalu. Beruntung, karena impiannya ini justru terkabul setelah usaha garmennya lesu akibat krisis global di Eropa.

Sebuah rumah besar di kawasan strategis di Jalan Setiabudi, Bandung, disulapnya menjadi resto bernama Chef’s Table. Ragam pajangan di sini merupakan ‘gudang’ buah tangan hasil perjalanan Raymond di tanah air, Asia, Eropa, dan Amerika. Untuk pajangan tanah air, ia menumpahkan kesukaannya pada barang antik.

Dua etalase memamerkan koleksi minuman. Yang pertama adalah aneka miniatur minuman alkohol dengan bentuk yang menggemaskan, seperti amaretto, grappa, dan vodka. Sisi lain berisi ratusan minuman kaleng dari sebuah merek soft drink ternama, dalam versi beda di tiap negara

Saat melihat kuantitas hidangan di buku menu, femina sempat terkejut. Jumlahnya lebih dari 100! Raymond merekomendasikan beberapa jagoan dari kategori Asia dan Barat.
Dari ranah Asia, rasa hakau-nya sangat mantap. Daging udangnya manis, dengan kulit hakau transparan yang cukup lembut. Ada lagi ikan sea bass  yang tersaji bersama ratatouille. Ditemani dengan Caesar Salad, sungguh nikmat. Acungan jempol untuk Caesar dressing yang bold/padat rasa berkat anchovies dan keju parmesan yang tak pelit.
Advertisement

Tutup dengan Apple Pie. Gulanya tak berlebih, tak menyamarkan rasa apelnya yang kecut. Memuaskan!  Tampaknya, walau dihadapkan dengan pilihan hidangan yang beragam, tetap mengutamakan kualitas! (VL)

Lokasi: Jalan Setiabudi 67, Bandung.
Telp:
(022) 2033453.
Jam buka:
Senin- Jumat, 09.00–23.00 WIB. Sabtu-Minggu 07.00-24.00.
Harga:
Rp9.000-Rp168.000 (belum termasuk pajak 15%).
Suasana:
Tersedia area makan di teras.




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?