Yang istimewa adalah sup sumsumnya. Kaldu supnya terasa pekat. Di antara tumpukan kentang dan wortel tampak tulang-tulang kambing berisi sumsum. Makannya pun tidak boleh malu-malu. Mulut harus siap monyong untuk menyeruput sumsum yang masih ada di dalam tulangnya. Belum lagi suara yang keluar dari mulut, slurp... akan memberikan sensasi beda. Jadi, segeralah datang sebelum jam makan siang. Lewat sedikit saja, Anda harus siap-siap kecewa karena kehabisan sup sumsumnya! (HP)
*) Harga dapat berubah-ubah, cek sebelum bersantap.