Agar pelanggannya tak capek menunggu giliran bersantap, cabang pertama dibuka di Pesanggrahan. Ruang sajinya lebih lega. “Saya tak ingin terlalu banyak menyediakan meja agar pelanggan lebih nyaman bersantap,” ujar Ibrahim.
Burung Punai dan Gulai Kepala Ikan tetap dicari-cari. Konsisten karena bumbunya masih diracik oleh Ibrahim. Ia pun pantang meninggalkan dapur saat proses pengolahan berlangsung.
Rempah pekat adalah signature wajib pada hidangan. Seperti pada Kari Bebek, harum halba --sebutan lain kelabat-- bersinergi dengan santan kental. Ada juga Ikan Kayu, yakni suwiran tuna asap, berbumbu belimbing wuluh asap dan salam koja. “Bekal wajib saat naik haji,” saran Ibrahim. (AN)
Lokasi: Jl. Pesanggrahan 168 D–E Puri Kembangan, Jak-bar. Telp: (021) 5806207. Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB. Harga*): Rp14.500 – Rp180.000 (belum termasuk pajak 10%). Suasana: Di bagian depan resto ada etalase kaca yang memajang semua makanan.
*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.