Pernahkah Anda merasakan yang ngilu yang tajam saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin, panas, manis, atau asam? Jika iya, maka Anda termasuk 45 % orang di Indonesia yang memiliki gigi sensitif.
Menurut Dr. Yuniarti Soeroso, drg, Sp.Perio(K), Ketua Ikatan Periodonsia Indonesia, sebanyak 40 – 57 % populasi di Indonesia adalah penderita hipersensitivitas (gigi sensitif) dan sekitar 60 – 98 % adalah pasien periodonititis (infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak dan tulang yang menyangga gigi Anda). Dan yang lebih mengejutkan berdasarkan penelitian kedokteran mayoritas penderita gigi sensitif adalah wanita.
“Mayoritas wanita ingin menyikat gigi dengan bersih, dan cenderung menyikat gigi terlalu keras, sehingga membuat email (lapisan pelindung gigi) terkikis. Perlu diperhatikan cara menyikat gigi yang benar adalah cukup 2 menit saja dengan metode maju-mundur atau sirkular dengan frekuensi yang tepat. Jika berlebihan, akibatnya gigi akan menjadi sensitif terhadap rangsangan yang menyebabkan rasa ngilu biasanya pada gigi taring dan gigi geraham kecil karena letaknya yang paling menonjol,” jelas Dr. Yuni.
Gigi sensitif dapat mempengaruhi performa Anda dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Rahma Landy, GSK Dental Detailing Manager Oral Care, menambahkan bahwa pemakaian Sensodyne Repair and Protect secara kontinu akan menghilangkan segala keluhan gigi ngilu yang selama ini mengganggu.
Woro Hartari Trianti