Menghadirkan aura dan eksotisme Bali di tengah hiruk pikuk ibu kota, itulah tujuan dari resto ini. Bale-bale di suasana open air, pohon kemboja, pintu masuk yang terbuat dari ukiran khas Bali, hingga pakaian yang digunakan oleh pramusaji, semua beraroma Pulau Dewata. Sang pemilik, yang berdarah Bali, dengan sengaja berusaha ’memindahkan’ Bali ke resto barunya ini.
Untuk makanannya, meski tidak semuanya merupakan makanan tradisional Bali, pilihan populer, seperti Nasi Campur, Satai Lilit, Ayam Betutu, Jukut Urab, tentu tersedia. Nasi Campur Bali ala Smarapura terdiri dari racikan nasi putih dengan ayam suwir, sambal matah, urap Bali, serundeng, satai sampi (satai daging sapi bercita rasa pedas), tum nangka, dan sayur nangka ala Bali (tanpa santan). Ciri khas masakan Bali yang pedas dan segar, terwakili lewat sajian ini. Ayam suwirnya yang pedas, sambal matahnya yang segar dan juga pedas, berpadu harmonis dengan urap sayuran segar dengan warna daun yang masih hijau, tanda tidak over-cooked, dan tum nangkanya yang sedikit manis.
Satai Lilit-nya sedikit dimodifikasi. Bentuknya tidak lonjong, tapi pipih dan agak membulat. Tusukannya pun bukan batang serai, tapi tusukan satai bambu. Adonan daging ikan tenggiri bercampur bumbu dan kelapa parut ini dibakar di atas api sehingga menyisakan aroma ’gosong’ yang khas.
Dari deretan dessert, Anda bisa memesan Pisang Semut, yaitu pisang kepok yang dibakar dan ditumis margarin kemudian disiram saus gula jawa dan ditaburi kelapa parut sangrai. Sambil makan dan duduk santai di bale-bale, Anda bisa mengawasi si kecil yang asyik berenang di kolam renang kecil, di tengah resto ini. (LM)
Lokasi: Jl. Tebet Timur Dalam II No. 43, Jakarta. Telp: 021-83702556, 021-83702402. Jam buka: setiap hari 10.00 – 23.00 WIB. Harga*: makanan Rp5.000 – Rp55.000 (1 ekor Ayam Betutu) minuman Rp3.000 - Rp15.000. Suasana: Nyaman dengan sentuhan suasana Bali.