Bangunan putih bergaya kolonial mencuri perhatian femina saat menyusuri Jalan Mangkubumi, Yogyakarta. Sorot lampu kala senja memperindah detail arsitektur yang dipertahankan sesuai bentuk aslinya itu. Bangunan yang termasuk dalam daftar cagar budaya ini pun kerap mucul dalam foto kenangan Kota Yogyakarta tempo dulu. Lantai atas bangunan antik ini dihuni Honje, restoran berkelas yang kini menjadi perbincangan kaum urban Yogya.
Sang pemilik sengaja menamakan resto ini dengan rempah daun favoritnya. Honje atau kecombrang lantas hadir dalam beberapa menu andalan resto yang berada dalam naungan Dowa Bag yang memiliki showroom di lantai dasar.
Nasi Ayam Kecombrang misalnya, adalah nasi pulen yang disajikan bersama ayam suwir yang diramu dengan sambal matah kecombrang dan daun jeruk. Wangi segar kedua rempah daun seimbang dengan aroma bawang merah dan gurihnya daging ayam. Nasi campur itu hadir bersama kuah kaldu gurih dan kerupuk udang untuk memperkaya tekstur.
Walau bertajuk Honje, menu yang disajikan tak melulu berbumbu kecombrang. Deretan menu tradisional dan menu Barat yang menggugah selera juga layak dicoba, misalnya Chicken Wings dengan coating dari saus karamel. Balutan rasanya unik. Daun basil yang dicampur ke dalamnya adalah cara pintar sang koki untuk menghadirkan cita rasa berbeda.
Alamat: Jl. Mangkubumi No.125, Yogyakarta. Telp: (0274) 6429682. Jam buka: 10.00-24.00 WIB. Harga*): Rp.25.000-Rp159.000 (belum termasuk pajak 15%). Suasana: Bangunan putih bergaya kolonial.