Food Review
Ramen Gaya Fukuoka... Oishi!

25 Mar 2012

Sebuah perjalanan jauh ke negeri Matahari Terbit demi mencari dan membawa masuk resto ramen favorit istri tercinta ke Jakarta adalah bentuk ekspresi cinta yang romantis dan unik. Inilah cerita yang dituturkan pasangan suami-istri pemilik Yamagoya Ramen, yang enggan disebut namanya. Di antara banyaknya pilihan tempat makan ramen di Jepang, selera tinggi sang istri akhirnya jatuh pada  restoran yang lahir di Fukuoka sejak 42 tahun lalu ini.

Baru satu bulan beroperasi, fanatis ramen kian mengalir, walau letak restoran tersembunyi dalam gedung perkantoran elite. Di jam-jam makan, Anda bahkan harus siap-siap berebut kursi dengan para ekspatriat Jepang. 

Seperti di ratusan cabangnya di Jepang, restoran karya master chef  Masanori Ogata ini tak main-main dalam meracik kuah kaldunya. Asli dibuat dari tulang-tulang (ada yang babi/ tonkotsu dan ayam) yang dimasak hingga 8 jam (untuk babi) dan 3 jam (untuk ayam). Tak berlebihan jika sang pemilik mengatakan bahwa kuah ramen ini kaya akan kolagen dan kalsium. 

Advertisement
Mukashi Special Ramen adalah menu favorit di sini. Tampak menggiurkan lewat penampilan telur setengah matang yang kuning telurnya   masih sedikit encer. Memang  tampak seperti telur rebus biasa, tapi cara membuatnya ternyata tak mudah. Bagian atas telur dilubangi, dikukus setengah matang, lalu dimatangkan dengan cara direbus. Setelah itu, telur direndam dalam bumbu ramuan chef Ogata. Hasilnya, telur rebus yang bagian kuningnya menyerupai jeli. 

Bagi yang tak pantang menyantap makanan nonhalal, pastikan memilih Kyushu Black Paste Pork Ramen. Kuah tonkotsu-nya memiliki rasa kecut mengejutkan lewat penambahan karashi takana (acar sawi). Ini juga khas Fukuoka. Tambahkan rayu (minyak cabai) untuk memberi rasa pedas! (f)

Lokasi: UOB Thamrin Nine, Lantai Basement 1, Jl. MH Thamrin No. 10, Jakarta Telp: (021) 31908018. Jam buka: Senin–Sabtu: 10.00-21.00 WIB, Minggu: 09.00–15.00 WIB. Harga: Rp8.000–Rp55.000 (belum termasuk pajak 15%). Suasana: Menghangatkan lewat dekor kayu dan warna merah.




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?