Food Review
Padang Ala Tionghoa

21 Jul 2011

Letak warung Padang ini berada di daerah pecinan, yang padat oleh kalangan Tionghoa. Sedikit nyempil, dengan papan nama yang kurang terlihat. Tampak depan warung sederhana ala tahun 1970-an dan tidak mencolok. Bisa jadi Anda urung mampir untuk makan karena kesulitan menemukan warungnya. Tapi, jangan menyerah, keuletan akan terbayar dengan menemukan Pondok Djaja!

Sajian yang diolah dengan sentuhan Tionghoa sungguh menggiurkan. Dari penampilan visualnya saja, tampak sendok bebek yang dipakai untuk mengambil lauk.  Di Padang sendiri, ada rumah makan yang sangat mirip ini, namanya Pagi Sore.

Hidangan wajib gaya Padang klasik seperti cumi-cumi, otak, tunjang, rendang, dan gulai ayam siap disantap. Ada juga satu sajian yang jadi incaran pelanggan setia, yakni ayam goreng. Renyahnya ayam goreng ini memang jempolan. Bumbunya benar-benar meresap hingga ke dalam daging dan juga tulangnya.  Bahkan, saking enaknya, tulang-tulangnya pun harus dikulum untuk tetap bisa menikmati cita rasa gurihnya hingga nyaris tak bersisa. Jika tak mau kehabisan, ada baiknya Anda memesan melalui telepon dulu sebelum tiba di restoran.

Ciri khas Tionghoa di  Pondok Djaja terasa di beberapa sajiannya. Tahu, yang sejatinya jarang muncul di rumah makan Padang dan berasal dari Negeri Tirai Bambu, tersedia di tempat ini. Tahu Cina dengan potongan yang cukup besar dimasak dengan kuah santan, cabai hijau, dan cabai merah. Nah, saat berada di lidah ada cita rasa taoco yang samar-samar. Taoco memang bumbu masak yang diadaptasi dari negeri Cina. Sama seperti kecap yang merupakan bumbu hasil perkawinan antara Cina asli dan orang lokal.

Mentimun, yang biasanya hanya diiris sebagai lalap, di tempat ini dibuat menjadi acar dengan tambahan cabai merah besar dan cabai hijau besar. Disantap bersama aneka makanan bersantan yang pekat, cocok! Hanya, untuk orang Padang asli, cita rasa makanan-makanan di tempat ini terasa lebih manis. (HP)
Advertisement

Lokasi: Jl. Hayam Wuruk No. 11, tepat di sebelah gerai donat dari arah Glodok, Jakarta Barat. Telp: (021) 3506182. Harga*): Makanan: Rp7.000 – Rp25.000. Minuman: Rp1.000 – Rp7.000. Jam buka: Tiap hari 11.00 – 20.00 WIB. Hari libur nasional: 11.00 – 16.00 WIB. Suasana: Warung dengan suasana khas tahun 1970-an.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.

Foto: HP






 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?