Viagra, obat yang ‘didewakan’ banyak pria, termasuk salah satu obat yang memiliki khasiat memperbaiki gangguan fungsi seksual. Namun, disfungsi seksual tak seluruhnya dapat ditangani oleh Viagra. Dengan mengonsumsi Viagra, belum tentu ‘si junior’ akan perkasa dan tak pernah ‘tidur’. Pasalnya, bila ereksi yang bermasalah ini berkaitan dengan persarafan atau merupakan efek dari konsumsi obat lain, maka menelan Viagra sebanyak apa pun tak bakal berpengaruh sama sekali.
Kelebihan dosis obat kuat juga dapat menyebabkan kerusakan ereksi permanen. Pasalnya, penggunaan obat kuat yang tak semestinya dapat menimbulkan kondisi priapism, yaitu ereksi yang berkepanjangan.
Jika suami ngotot tetap ingin mengonsumsi jenis-jenis obat per¬kasa itu, sebagai istri, Anda harus merayunya agar berkonsultasi dulu kepada dokter, dan membeli obat-obatan tersebut di apotek resmi dengan resep dari dokter. Memang, biasanya harganya lebih mahal. Namun itu lebih terjamin ketimbang membeli dari agen-agen obat di pinggir jalan yang tak dijamin keasliannya. (f)