Kesempatan yang didapatnya untuk terus belajar sehingga memperkaya pengetahuannya, merupakan bentuk pemenuhan nilai pencapaian. Hal-hal tersebut juga memenuhi nilai ekstrinsik work content (kreativitas) yang ia rasa penting. Sedangkan jam kerja dan job desc yang jelas, yang membuatnya bisa pulang tepat waktu untuk bermain dengan buah hatinya, menunjukkan bahwa nilai ekstrinsik work environment (benefit) penting baginya.
Mungkin berbeda cerita apabila saat ini Anda merasa karier yang dijalani bukanlah passion Anda. Namun Anda takut untuk membangun bisnis yang sesuai passion karena akan memengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga.
Di sini ada dua nilai intrinsik yang ia anggap penting dan membuatnya puas dengan kariernya: prestasi (tantangan dan persaingan yang tinggi) dan status (apresiasi dan reward yang diberikan oleh perusahaan terhadap prestasinya). Dari sisi nilai ekstrinsik, reward itu memenuhi nilai work environment (gaji dan benefit). Tapi, kegalauan yang mengusiknya akibat keinginan untuk menjalani passion pribadi bisa jadi menunjukkan bahwa nilai intrinsik status dan nilai ekstrinsik work environment (gaji)-lah yang membuatnya bertahan di kariernya saat ini. Padahal, sesungguhnya, nilai pencapaian dan kontribusi terhadap lingkungan lebih penting baginya (dengan menjadi pengusaha, ia bisa menyediakan lapangan pekerjaan). Namun, statusnya sebagai orang tua tunggal membuatnya mengabaikan hal itu.
Ilustrasi ini menganggap nilai intrinsik kontribusi terhadap masyarakat sangat penting. Tak heran jika ia kehilangan jiwanya saat bekerja di pekerjaan yang sekarang. Nilai ekstrinsik work environment berupa gaji yang besar rupanya tidak bisa menggantikan nilai intrinsik yang tak bisa ia penuhi di pekerjaannya yang sekarang.
Setelah menemukan nilai-nilai yang penting dalam kehidupan dan karier Anda, cobalah jawab tiga pertanyaan berikut ini:
- Seandainya Anda meninggalkan pekerjaan Anda saat ini, hal apa yang akan membuat Anda merasa kehilangan? Mengapa?
- Pekerjaan terbaik yang pernah Anda lakukan? Mengapa?
- Sebutkan, kapan Anda merasa sangat bersemangat untuk bekerja? Mengapa?
“Membuat pilihan memang tidak mudah. Tapi, dengan memahami nilai-nilai yang Anda anggap penting dalam karier, Anda bisa tahu hal apa yang akan membuat Anda puas, sehingga Anda termotivasi dan bisa mengembangkan karier Anda menjadi lebih baik. Anda juga bisa menentukan arah karier yang lebih sesuai dengan nilai-nilai yang Anda pegang, sehingga Anda bisa meminimalkan dilema dalam karier,” saran Vera.