Film yang ditulis, disutradarai, dan diperankan oleh Ernest sendiri ini menawarkan kritik dari sudut pandang yang berbeda. Diskriminasi etnis yang sempat memanas di era Orde Baru disajikan dengan penuh canda tawa dan guyonan sederhana yang mengocok perut. Hasilnya adalah sebuah drama komedi satir yang membawa kita kembali pada masa lalu di mana segregasi etnis Tionghoa terasa sangat kental. (f)