Sambil menggigit tempe goreng, femina mencocol suwiran ayam ke sambal terasi. Ayamnya menggunakan jenis pejantan, sehingga dagingnya lebih gurih dan empuk. “Kalau suka petai, pilih petai bakar sebagai lalapan karena ada aroma asap yang bikin nagih,” saran pelayan.
Saat membuka daun pisang pembungkus pepes peda, tercium harum daun kemangi yang sontak menerbitkan selera makan. Rasa asin peda disamarkan dengan bumbunya yang pedas. Cocok disantap dengan nasi hangat. Bila kurang pedas, pesan Sambal Dadak atau Taoge Goreng Mercon sebagai teman santapnya. Pedasnya membakar lidah karena hanya menggunakan cabai rawit.
Teguk Bir Pletok hangat sebagai peluruh rasa pedas. Meleburnya sari kayu secang, kayu manis, dan jahe pada air rebusan minuman ini juga turut menghangatkan tubuh dari dinginnya udara dataran tinggi Cirebon yang beranjak senja.
Alamat: Jl. Raya Cirebon Kuningan, Gronggong, Cirebon, Ja-Bar. Telp: (0231) 490785. Jam buka: 10.00-22.00 WIB (Minggu-Jumat), 10.00-23.00 WIB (Sabtu). Harga*): Rp5.000–Rp450.000 (belum termasuk pajak 10%). Suasana: Semi outdoor dengan dipenuhi properti serba kayu.
*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.
FOTO: DOK. KLAPA MANIS, AN.