Food Review
Ngebakso, Yuk!

21 Jul 2011

Entah mengapa, salah satu warung makan yang tak pernah tutup saat libur Lebaran adalah warung bakso. Mungkin, karena semangkuk bakso kuah bisa jadi obat penyegar saat Anda mulai jenuh dengan sederet hidangan Lebaran berlemak yang ada di rumah. Alhasil, berbagai jenis bakso pun dijajakan, mulai dari bakso daging sapi, bakso urat, bakso telur, hingga bakso isi sum-sum.

Jika Anda ingin ikut ambil bagian di dalam perburuan bakso, Anda bisa mengunjungi salah satu kedai bakso paling yahud di kawasan Pasar Minggu, Jakarta. Ya, inilah kedai bakso Titoti yang sudah berjualan sejak tahun 1975, dan selalu saja ramai hingga saat ini. Menurut cerita si empunya kedai, Slamet Riyanto, dirinya mengawali bisnis bakso dari nol.

Bagaimana tidak, awalnya Slamet hanya menggunakan pikulan untuk berkeliling menjajakan bakso hasil racikannya. Lambat laun, baksonya mulai banyak penggemar. Makanya, Slamet dan ketiga anaknya memberanikan diri untuk membuka warung bakso Titoti ini.  

Nama Titoti pun tidak asal diterapkan untuk warungnya, melainkan berasal dari suku kata terakhir nama anak-anaknya, yaitu Nuryanti, Hertanto, dan Dian Susanti. Hal ini dikarenakan salah satu dari ketiga anaknya meneruskan usaha bakso ini.

Soal rasa, tak perlu diragukan lagi. Satu buktinya adalah hampir setiap hari terjadi antrean panjang di warung baksonya. Harganya pun akrab dengan kantong, berkisar Rp9.000 – Rp10.000  per porsinya. Isinya lengkap, terdiri dari mi basah atau bihun, lima buah bakso urat atau bakso daging sapi, sepotong tahu cokelat, dan masih ditambah beberapa potong daging tetelan sapi. Hmm… benar-benar harga yang menggiurkan, bukan?

Advertisement
Kuahnya bening tanpa lemak, namun cita rasa kaldu sapinya kuat karena dibuat dari tulang sapi bersum-sum. “Semuanya saya buat fresh untuk satu hari, jadi tidak ada kuah yang dipanaskan kembali keesokannya,” jelas Slamet. Jika Anda penyuka bakso berkuah pedas, tambahkan saja sambal rawit merah yang juga dibuat setiap hari dari cabai rawit merah segar yang dihaluskan, dengan  tambahan bumbu rahasia lainnya.

Untuk menetralisasi kerongkongan, nikmati semangkuk es campur segar olahan Titoti. Berisi potongan buah segar seperti melon, avokad, nanas, hingga mangga dan potongan jelly. Es serut yang menggunung ditambah sirop merah rasa cocopandan dan susu kental manis dengan takaran yang tepat, membuat cita rasa manisnya tidak terlalu pekat, melainkan lembut membelai lidah.  Sebuah petualangan menyantap sajian segar yang lengkap! (TS)

Lokasi: Jl. Raya Pasar Minggu Kompleks Pokala No. I Jakarta Selatan, Telp: 081219739789. Harga*): Makanan: Rp9.000 - Rp10.000 Minuman: Rp2.000 – Rp6.000. Jam buka: Setiap hari, Pukul 10.00 – 21.30 WIB. Suasana: Rumah makan sederhana yang terbuat dari semen yang dibiarkan alami dan bambu.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.

FOTO: TS.




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?