Food Review
Nasi Kari Khas Jepang

14 Feb 2014

Sekitar tahun 1978, di Kiyosu, Prefektur Aichi, Jepang, tempat makan bernama Coco Ichibanya berdiri. Bermula dari sebuah kedai kopi, yang empat tahun kemudian menjelma menjadi salah gerai curry rice di Jepang, dengan 100 cabang. Tahun 2011 lalu, terdapat 700 titiknya di Jepang, dan hingga tahun 2013 lalu tersebar hampir di seluruh wilayah dunia. Seperti Hawaii, Shanghai, Taiwan, Seoul, Thailand, Hong Kong, Los Angeles, hingga Jakarta (Desember 2013).

Berbeda dengan kari di negara lain, kari Jepang yang juga dikenal sebagai kare ini tidak menggunakan santan sebagai campurannya. Kare menggunakan kaldu yang dikentalkan dengan roux (campuran tepung terigu dan bumbu kari yang dimasak dengan lemak daging). Dibandingkan rasa kari di India atau negara Asia lain, kare mengandung sedikit rempah sehingga rasanya lebih ringan.
 
'Rumah kari’ ini juga unik dalam hal pemesanan. Tak perlu takut kekenyangan, sebab porsi nasi bisa dipilih, yakni antara 150 gram - 550 gram. Begitu juga dengan tingkat pedasnya yang bisa disesuaikan.

Ada empat kelompok kari yang bisa dicicipi. Dari kari daging, kari ayam, kari seafood, hingga kari sayuran. Dari keempatnya, Chicken Cutlet Omelette Curry jadi andalan. Nasi berbungkus telur dadar, ditemani kuah kari dan daging ayam salut tepung. Suap nasi panas, telur dadar yang lembut, dan kuah kari secara bersamaan.

Hamburg Curry tak kalah nikmat. Terdiri dari nasi, kuah kari, dan patty daging sapi. Tekstur patty lembut dengan aroma bawang yang samar-samar. Agar rasa karinya lebih ringan, cicipi bersama salad, seperti Vegetable Salad atau Corn Salad. (f)

Alamat: Grand Indonesia Shopping Town – West Mall, Lt.3A, Unit E01-1, Jl. MH. Thamrin, Jak-Pus.
Advertisement
Telp: (021)23580960.
Jam buka: 10.00-22.00 WIB.
Harga*): Rp15.000-Rp90.000 (belum termasuk pajak 10%).
Suasana: Modern dengan sentuhan kayu khas dapur Jepang.  

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.

FOTO: IA, BLI      




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?