Langkah ketiga. Tentukan besaran persentase yang ingin Anda tabung atau investasikan. Misalnya, tiap menerima gaji, langsung pisahkan 10% dari penghasilan ke rekening yang berbeda. Beri nama rekening tersebut sesuai tujuan finansial. Jadi, saat Anda tergoda melakukan sabotase Anda teringat bahwa ada tujuan penting yang memiliki prioritas lebih tinggi daripada bocor-bocor halus yang sedang terjadi. Selamat mencoba! (f)