Chu Eou Tang terasa pas kala disudahi kimchi dari banchan. Tang, alias sup, diracik dari sayuran hijau yang teksturnya mirip daun ubi tumbuk dan ikan teri gaya Sumatra. Kaldunya merah pekat, bercampur gochujang dan cabai bubuk. Menyentak lidah!
Menu pilihan selanjutnya adalah Saeng Bulgogi Jeongol, kaldu berisi potongan daging sapi has dalam, suun, dan aneka sayuran. Jeongol dulunya eksklusif sebagai sajian di kalangan kerajaan dan keluarga terpandang karena bahannya yang mahal. Kaldunya seketika menetralisasi pedas Chu Eou Tang.
Berbeda dari kunjungan sebelumnya yang kerap diwarnai Bulgogi, pilihan kali ini adalah potongan daging bebek bakar. Daging bebek ini cukup dipanggang di atas wajan barbecue di atas meja, dan seperti biasa, gulung dalam selada dan bumbu pendamping. Selingi dengan Nok Cha (teh hijau).
Ingin mencoba tapi terlalu jauh dari kawasan Anda? Tahun lalu Seorak Chueotang yang kedua dibuka di daerah Kelapa Gading. Jangan lupa pesan Pajeon (pancake) dan Japchae (suun tumis). Anda pasti terpikat! (BLI)
Alamat: Jl. Senopati Raya No.74A, Kebayoran Baru, Jak-Sel.
Telp: (021) 7221852, 7267305.
Jam buka: 11.30–22.00 WIB.
Harga**: Rp10.000-Rp500.000 (belum termasuk pajak dan pelayanan 17%).
Suasana: Interior tradisional Korea. Tersedia ruang VIP.
*) Selamat datang
**)Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.