Trending Topic
Lensa Kontak Murah Berbahaya!

24 Apr 2015


Berkat lensa kontak warna-warni, berganti warna bola mata bukan hal yang aneh. Mengoreksi mata sipit menjadi lebih belok dengan pemakaian lensa kontak tertentu juga memungkinkan. Dari segi kesehatan lensa kontak bisa menggantikan kacamata dan memberi lingkup pandang yang lebih luas.
   
Mengingat beragam fungsi yang bisa didapat dari sepasang lensa kontak, wajarlah bila harganya pun cukup mahal. Namun, tak sedikit pula konsumen yang membeli lensa kontak tanpa memikirkan risiko akan membahayakan kesehatan mata karena harganaya yang murah. Padahal menurut dokter spesialis mata, dr. Yulia Aziza Sp.M  pemakaian lensa kontak tidak boleh sembarangan.
   
“Pastikan pigmen pewarna pada lensa kontak warna tidak berada pada bagian permukaan (depan maupun belakang) lensa kontak. Pigmen warna harus terbungkus di dalam lensa kontak tersebut atau terjepit di antara dua lapisan bening (lapisan depan dna belakang) agar tidak menimbulkan iritasi karena alergi, abrasi (luka atau baret), maupun infeksi pada kornea akibat gesekan langsung dengan pigmen warna,” paparnya.
    
Advertisement
Perawatan lensa dan pemakaian sesuai aturan juga harus diperhatikan. Tidur menggunakan lensa kontak atau pemakaian melebihi masa yang dianjurkan bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti mata kering, hypoxia alias mata merah atau bahkan infeksi kornea. Jadi, perhatikah betul kualitas lensa kontak yang kita beli. Salah satu syaratnya harus memiliki izin Departemen Kesehatan.
   
Menurut Cheni Lee OD, FIACLE dari Johnson & Johnson, saat ini sebenarnya lensa kontak sudah semakin canggih karena terbuat dari materi hydrogel yang lembut dan fleksibel, serta meneruskan oksigen ke mata. Lensa kontak harian juga tidak memerlukan perawatan yang merepotkan, lebih nyaman dan sudah dilengkapi perlindungan dari sinar UV. Pastikan Anda memilih lensa kontak yang tidak mengancam kesehatan mata Anda. 


CY
FOTO: FOTOSEARCH



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?