Dari sekian banyak jenis aromaterapi, yang menjadi dasar pembuatannya adalah minyak esensial. Minyak ini didapat dari tanaman yang mengandung khasiat menyembuhkan, melalui proses distilasi (proses pemanasan benda cair atau padat menjadi uap air).
Wewangian sangat erat kaitannya dengan memori, dan sangat personal. Saat mencium aroma tertentu, reaksi tiap orang bisa berbeda-beda. Misalnya, aroma lavender bisa membuat seseorang mengantuk.
Tapi, untuk orang yang punya penyakit darah rendah, malah akan jadi pusing. Atau, ketika mencium aroma jasmine, banyak orang merasa tenang, sementara ada yang malah teringat almarhum ibunya.
Akhirnya, bukannya tenang, malah gelisah, konsentrasinya buyar. Khasiat aromaterapi ini bisa didapat lewat proses pemijatan, bisa juga melalui inhalasi (dihirup). (f)