Usaha memboyong resto franchise asal Korea ini ke Indonesia tampaknya lebih dari sekadar membawa resep-resep yang dipujikan. Mengetahui mood kaum urban di sebuah resto turut dipengaruhi oleh kenyamanan tempat, resto yang memperoleh sukses besar-besaran di Korea dan menjadi daya pikat bagi banyak turis di sana ini mendandani interiornya dalam gaya medieval. Gaya kerajaan Eropa di masa lalu ini melebur dalam warna klasik, bersama benda interior modern.
Sama seperti sebelas resto yang sama di Korea dan satu di Singapura, Mad for Garlic Indonesia menampilkan 40 hidangan berbumbu bawang putih. Appetizer bernama Anchovy Garlic Cream Foundue, femina pilih untuk membuka acara santap. Ini merupakan bawang putih, sayuran (tomat, kembang kol, brokoli), dan crouton yang tersaji bersama saus keju panas. Uniknya, bawang putih ini masih berada di bonggolnya dan dikupas mendadak oleh pelayan di meja makan. Kenikmatan terletak pada bawang putih yang baru saja dipanggang. Aromanya memikat, namun rasanya tak terlalu tajam setelah dicelup ke dalam saus keju anchovy.
Garlicpeno Pasta menawarkan sensasi bawang putih yang lain lagi. Spaghetti ini ditumis bersama bawang putih dan cabai jalapeno yang pedas! Cocok bagi yang mencari aglio olio dalam versi rasa dan aroma bawang yang kuat.
Main course berlanjut ke Calzone Pizza. Pizza yang bentuk adonannya seperti pastel raksasa ini memiliki isi irisan daging dan daun basil yang dicampur bersama keju mozzarella. Namun, cara santapnya beda. Sematkan daun arugula di robekan pizza Anda, lalu celup ke dalam sweet garlic sauce. Saus ini sekilas seperti bechamel, hanya saja yang ini ekstra bawang putih dan gula. Rasa manisnya meredam pahitnya arugula. Hmm, nikmat kala disantap panas-panas!
Selanjutnya, es krim vanilla yang dicampur dengan bawang putih cincang! Dessert bernama Garlic Sprinkle Gelato ini tersaji bersama permen kacang (rasanya mengingatkan kita pada permen ting-ting) yang diracik bersama bawang putih pada topping. Hasilnya adalah rasa permen yang gurih, yang pas dengan rasa vanilla itu sendiri. Racikan bawangnya diacungi jempol.
Sebagai Italian wine bistro, koleksi hidangannya memang mengarah ke kuliner Italia. Namun, hadirnya si bawang putih memperkaya hidangan-hidangan ini. Maklum, Korea, sama halnya dengan Jepang, senang meleburkan kreativitas ke dalam masakan dari negara lain.
Lokasi: Grand Indonesia, West Mall- GF 20A, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta. Telp: (021) 23581076. Harga *): Rp15.000 – Rp300.000 (belum termasuk pajak pelayanan 7,5%). Jam buka: Pukul 10.00- 21.00 WIB. Suasana: Nyaman untuk keluarga.
Mona Indriyani