Sex & Relationship
Kekerasan Verbal oleh Kekasih

14 Apr 2012

Tanya:
Saya (25) memiliki sahabat baik (25), teman SMA, kuliah, hingga sekarang. Sahabat saya memiliki kekasih (26). Mereka sudah pacaran selama 3 tahun. Akhir-akhir ini kekasihnya itu selalu berkata kasar kepada sahabat saya ketika mereka bertengkar. Makian yang diucapkannya berisi ‘kebun binatang’. Bahkan, ia mengatakannya di depan umum. Saya sudah menasihati sahabat saya untuk memutuskan hubungan dengannya, namun tidak dilakukan juga. Bahkan, sekarang sahabat saya ikut-ikutan berkata kasar kepada kekasihnya. Bagaimana saya menyadarkan sahabat saya ini?

Jawab:
Anda melihat ketimpangan kekerasan verbal dan merasa prihatin melihat sahabat Anda diperlakukan dengan tidak layak oleh kekasihnya. Di sini, yang terpenting adalah bagaimana sahabat Anda menghadapi dan menerima perlakuan kekasihnya. Apakah dirinya tidak menyadari bahwa  apa yang dilakukan oleh kekasih terhadap dirinya selama ini merupakan tindak kekerasan terhadap dirinya?

Advertisement
Biasanya memang tindak kekerasan fisik lebih mudah dikenali, karena akibatnya pada korban bisa terlihat dengan nyata. Tetapi, tindak kekerasan mental dengan makian serta lontaran kata-kata kasar sering kali luput dari perhatian, bahkan kurang disadari. Padahal, dampaknya tak kalah berat. Terus-menerus dimaki, dipojokkan, dan diremehkan, bukan hanya menimbulkan sakit hati, tetapi juga memengaruhi rasa percaya diri yang bersangkutan. Bila dibiarkan berlanjut terus, biasanya korban akan kehilangan rasa percaya diri, bahkan merasa  dirinya memang patut mendapatkan perlakuan demikian. Lama-kelamaan korban juga bisa kehilangan kemampuannya untuk mengasihi orang di sekitarnya. Biasanya, ini muncul sebagai reaksi perlindungan agar tidak  disakiti lagi oleh orang yang dicintainya.

Dalam kondisi seperti ini memang sahabat Anda membutuhkan dukungan dari lingkungannya. Anda perlu membukakan mata sahabat Anda maupun kekasihnya, agar menyadari dampak tindak kekerasan ini terhadap dirinya serta hubungan yang sedang dibina. Lagi pula, sahabat Anda perlu menyadari bahwa apa yang dilakukan kekasih pada saat ini akan terus berlanjut ketika mereka menikah. Untuk memperbaiki, tak ada jalan lain selain menghentikan tindak kekerasan ini. Sahabat Anda juga perlu didukung untuk tampil membela dirinya sendiri. Menghadapi sikap kekasih dengan tegas, dengan kata-kata serta sikap bahwa ia menolak diperlakukan demikian.

Konsultan: Irma Makarim




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?