- Bisa saja mengandung bahan aktif yang benar, tapi dalam kadar yang kurang atau lebih, atau mengandung bahan aktif yang salah (misalnya, obat diabetes tapi isinya malah mengandung gula).
- Tidak mengandung bahan aktif sama sekali (hanya pengisi saja berupa tepung).
- Obat dengan kemasan palsu (misalnya, kemasannya obat kuat, tapi isinya obat herba).
- Obat yang dibuat sama persis (dari segi bentuk dan kemasan) dengan obat tertentu.
- Obat yang memiliki kandungan bahan beracun.
Tip Hindari Obat Palsu:
- Pastikan membeli di tempat yang resmi. Tujuannya, ada tempat yang bisa kita mintakan tanggung jawab kalau ada apa-apa.
- Obat itu ada registrasinya dari BPOM.
- Ada perbedaan efek yang mencurigakan, kalau kita sudah sering mengonsumsi suatu jenis obat tertentu.
- Jelas produsennya siapa, sehingga kalau ada kontraindikasi, bisa menyampaikan keluhan dari obat itu.
- Cek tanggal kedaluwarsanya.
Ficky Yusrini