Selain iga bakar, rumah makan yang awalnya hanya ada di Yogyakarta ini juga menawarkan menu dengan bumbu khas Bali lainnya, seperti lawar kacang panjang. Sekilas, lawar kacang panjang ini mirip dengan urap, hanya didominasi rasa asam dari perasan air jeruk limau dan irisan buah jeruk limaunya. Cita rasa lawar yang gurih dan segar ini cocok sebagai jodoh iga bakar yang rasanya menggigit.
Sebagai penutup, es daluman bisa jadi pilihan. Es cincau hijau --yang terbuat dari daun cincau liar yang permukaannya berbulu-- ini disajikan dengan kuah santan. Santannya dibuat dari kelapa yang sudah dibakar terlebih dulu. Tercium aroma asap bakaran kelapanya, walaupun sudah disiram dengan gula merah cair yang manis. (TS)
Lokasi: Jl. Cibulan Raya No.17A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Telp: (021) 7278 6442. Harga*): Makanan: Rp13.500 – Rp33.000, Minuman: Rp2.500 – Rp8.000 (belum termasuk pajak 10%). Jam buka: Setiap hari, pukul 10.00 – 20.30 WIB. Suasana: Rumah makan sederhana, dindingnya dihiasi kain poleng khas Bali.
Foto: Suryo Tanggono