Food Review
Iga Bumbu Bali

29 Sep 2011

Kalau mengaku penggemar berat iga bakar, ada baiknya Anda turut mencicipi iga bakar di rumah makan Sapi Bali ini. Selain ukuran iga sapi yang besar, tekstur daging iga yang superempuk, cita rasanya juga berbeda dari iga bakar yang ada di tempat lain. Ini berkat  padu padan bumbu iganya yang sangat berlimpah.

Paduan bumbunya adalah racikan rempah khas Bali, bukan hanya kecap manis dan bawang. Ada sekitar 12 macam bumbu lain bermain di dalamnya. Mulai dari pala, merica, jahe, kunyit, kencur, lengkuas, kemiri, ketumbar, hingga jintan berkolaborasi dengan cantik. Jadi, jangan kaget jika cita rasanya cukup menyentak lidah, di mana rasa pedas, manis, dan gurih menjadi satu.

Selain iga bakar, rumah makan yang awalnya hanya ada di Yogyakarta ini juga menawarkan menu dengan bumbu khas Bali lainnya, seperti lawar kacang panjang. Sekilas, lawar kacang panjang ini mirip dengan urap, hanya didominasi rasa asam dari perasan air jeruk limau dan irisan buah jeruk limaunya. Cita rasa lawar yang gurih dan segar ini cocok sebagai jodoh iga bakar yang rasanya menggigit.

Sebagai penutup, es daluman bisa jadi pilihan. Es cincau hijau --yang terbuat dari daun cincau liar yang permukaannya berbulu-- ini disajikan dengan kuah santan. Santannya dibuat dari kelapa yang sudah dibakar terlebih dulu. Tercium aroma asap bakaran kelapanya, walaupun sudah disiram dengan gula merah cair yang manis. (TS)
Advertisement

Lokasi: Jl. Cibulan Raya No.17A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Telp: (021) 7278 6442. Harga*): Makanan: Rp13.500 – Rp33.000, Minuman: Rp2.500 – Rp8.000 (belum termasuk pajak 10%). Jam buka: Setiap hari, pukul 10.00 – 20.30 WIB. Suasana: Rumah makan sederhana, dindingnya dihiasi kain poleng khas Bali.

Foto: Suryo Tanggono





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?