Trending Topic
Festival Sastra Masih Eksklusif

1 Oct 2015

Jika kita amati, festival-festival sastra, pembaca, penulis, maupun buku di Indonesia mulai menggeliat. Sebut saja festival yang mayoritas diadakan di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Ubud, maupun Makassar. Namun, menurut Ibnu Wahyudi, pengamat sastra dan pengajar penulisan kreatif FIB UI, dilihat dari sisi populasi masyarakat atau geografis Indonesia, jumlahnya belum sebanding dan jangkauannya belum luas.
   
Idealnya, daerah-daerah lain di Indonesia juga perlu mendapatkan eksposur terhadap sastra maupun buku yang sama besarnya. “Justru kegiatan semacam ini perlu lebih digalakkan di daerah-daerah, karena akses terhadap buku di sana tidak sebaik di kota-kota besar,” ujar Iben.
   
Sehingga, Iben menilai, tiap penyelenggara festival perlu melakukan evaluasi. Jika tujuan mereka adalah memperkenalkan sastra dan buku kepada masyarakat luas, seberapa banyakkah masyarakat yang berhasil mereka sentuh lewat festival tersebut.

Advertisement
“Jika mendengar kata sastra, mayoritas masyarakat kita akan mengernyitkan dahi karena membayangkan kerumitannya. Ada kesan bahwa sastra hanya untuk kaum elitis, kelas menengah atas yang terdidik. Sehingga, festival yang membawa nama sastra akan kesulitan mendekatkan diri dengan masyarakat luas,” katanya.

Okky Madasari
, penulis dan penggagas ASEAN Litertary Festival, yang salah satu novelnya, 86, pernah masuk  dalam lima besar Khatulistiwa Literary Award 2011, tidak memungkiri hal ini. “Kadang-kadang orang mengatakan, ekonomi saja sulit, bagaimana bisa memikirkan sastra. Padahal, sastra dapat menjadi bacaan bagi siapa pun karena darinya kita dapat belajar mengenai nilai-nilai kehidupan, budi pekerti, welas asih, tenggang rasa, serta toleransi. Saya percaya, orang yang membaca karya sastra akan jauh dari perilaku kekerasan,” tuturnya.
   




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?