Menurut Michael Gerald Gozal, Safety Riding Analyst Astra Motor, ada dua hal yang bisa memengaruhi keamanan dalam berkendara. Faktor internal berasal dari sepeda motor dan pengendara itu sendiri, serta faktor eksternal yang datang dari luar.
Faktor eksternal ini sifatnya kejutan. Sebagai pengendara, kita tak pernah bisa tahu apa yang akan terjadi di jalan. Tapi, faktor ini bisa diminimalkan dampaknya jika kita sudah melakukan persiapan yang baik, dalam hal ini memahami tentang safety riding, bagaimana berkendara sepeda motor yang aman.
Bisa berkendara dengan benar saja tidak cukup. Karena salah satu faktor penting keselamatan di jalan raya adalah bagaimana berkendara dengan aman dan beretika. Budaya di jalan raya dibangun dari kebiasaan kita berkendara.
Michael menemukan banyak kebiasaan wanita pendengara sepeda motor yang berbahaya. Contohnya, mengegunakan rok dan sepatu berhak tinggi saat mengendarai motor. "Padahal jelas-jelas kedua hal ini harusnya dihindari. Pria dan wanita yang berkendara motor sebaiknya menggunakan celana panjang dan baju tangan panjang, termasuk jaket agar seluruh tubuhnya terlindungi," jelasnya.
Posisi duduk jika menjadi penumpang di motor juga harus diperhatikan. Jangan duduk menyamping saat membocneng karena akan mengurangi keseimbangan pengendara motor. Sebaiknya posisi duduk mengangkang dan tangan memeluk si pengendara motor. Selain keseimbangan teta terjaga, jika terjadi benturan, maka si pembonceng akan mengikuti jatuh si pengendara yang biasanya lebih sigap jika terjadi benturan.
Tak cukup sampai di situ, seorang pengendara motor harus tahu fungsi dan bagaimana mengoperasikan fitur-fitur yang ada di sepeda motornya, seperti rem, lampu sein, lampu besar, spion, ban, dan lainnya. Sempatkan servis tiap dua bulan sekali agar kondisi motor tetap prima.
Karena motor sifatnya minim pelindung bagi tubuh ketika terjadi benturan, maka kita membutuhkan beberapa perlengkapan yang berfungsi untuk menjaga keamanan pengendara, seperti penggunaan helm SNI, sarung tangan, sepatu, jaket, serta kelengkapan lainnya seperti jas hujan. “Tujuannya, ketika terjadi kecelakaan, semua kelengkapan itu akan melindungi tubuh, sehingga tubuh tidak langsung berbenturan dengan aspal,” jelas Michael. (f)