Sedangkan aroma dan cita rasa Bandeng Serani seakan terinspirasi Pindang Serani ala Jepara. Potongan daging ikan bandeng dimasak menggunakan bumbu seperti kemiri, cabai hijau, tomat hijau, dan air jeruk nipis, dengan potongan paprika di dalamnya. Hasilnya? Asam, pedas, dan segar! Untuk menikmatinya, disiapkan nasi putih yang terbungkus daun pisang ala nasi kucing.
Di luar hidangan berkuah, Burger Bandeng siap menemani. Daging ikan bandeng berbalut tepung panir ini rasanya tak aneh. Tetap enak dan mudah menyatu dengan rasa bun, mayones, dan saus jamur. Potongan selada, tomat, dan nanas menambah renyah dan kesegaran rasanya.
“Sesuai namanya, Merdesa, yang berarti layak atau patut, kedai ini hanya menyajikan hidangan yang patut dirasakan oleh lidah, dari bahan pangan lokal, seperti ikan bandengnya,” tutur Andri, konseptor kedai. Bahan pangan pendukung seperti ikan lele asap, gula merah, atau keju mozzarella pun didapat dari produsen lokal, Sedapur Salam.
Andri juga menciptakan berbagai ide hidangan tanpa melepaskan rasa tradisional, seperti yang femina rasakan dalam Pizza Kemangi Ikan Pedas. Dengan pinggiran kulit pizza yang tipis renyah, berbalut lelehan keju mozzarella produksi Boyolali. Topping ikan peda tumis pedas dan irisan cabai rawit hijau pedas, mirip rasa pepes peda.
Untuk minumannya, tersedia kopi tubruk olahan biji kopi lokal, Wedang Oewoeh, dan Jahe-Secang. Es Teh Rosella plus gula batu menghasilkan rasa manis yang pas. Sejuknya menghalau panas Yogyakarta! (f)
Alamat: Jl. DI. Panjaitan No.10, Plengkung Gading, Mentrijeron, Yogyakarta.
Telp: (0274) 377510.
Jam buka: 13.00–01.00 WIB.
Harga*): Rp3.000–Rp62.500. Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek sebelum bersantap.
Suasana: Nyaman dengan interior dominasi kayu. Tersedia wi-fi.