Bila Sechuan terkenal akan sajian pedasnya dan Beijing dipuja berkat bebek Peking, kini saatnya seafood dari Guangdong jadi idola. Wilayah di pesisir Cina Selatan ini diberkahi hasil laut yang melimpah, sehingga warna kulinernya marak akan aneka seafood.
Di Emperor Palace, femina berkesempatan menikmati suguhan khas ini, perdana sejak resto keluarga ini dibuka akhir tahun lalu. Ikannya hasil perairan Indonesia, dan chef Xiao He hanya mau menggunakan ikan segar yang masih hidup. “Gaya masak asal kota ini adalah minim bumbu, dan ini hanya bisa ditempuh jika ikan yang digunakan masih berkualitas baik, dengan daging yang kaya rasa,” ujar chef asli Guangdong itu.
Tiap makanan yang disajikan tak lepas dari pantauan chef He. Cita rasanya tak boleh lari jauh dari yang telah ditetapkan. Steamed Marble Goby Fish salah satu buktinya. Kesegaran ikan hadir lewat adanya sentuhan manis saat menggigit daging ikan malas, sebutan lain ikan goby. Kucuran campuran kecap asin dan rempah khusus yang didatangkan langsung dari Guangdong, menemani kelembutan daging ikan kukus itu. “Teknik menggoreng jarang ditemui di masakan Guangdong,” sambung He.
Untuk dim sum, giliran chef Xiao Wang yang beraksi. Ia datang dari Hong Kong, ‘sarangnya’ dim sum enak. Hakau Udang masih mengepul saat disajikan. Kulitnya kenyal namun lembut. Walau dim sum paling pas dinikmati di tempat, kala baru diangkat dari bamboo steamer, femina tetap saja membawa pulang Lumpia Durian dan Bakpao Talas. Khawatir kangen racikan andal chef Wang! (AN)
Alamat: Jl. Mangga Besar Raya. Komp. Thr Lokasari Blok 6 – 8, Jak-Bar. Telp: (021) 62308862. Jam buka: Senin-Jumat 10.00-02.00 WIB, Sabtu-Minggu 08.00-01.00 WIB. Harga*): Rp5.000–Rp100.000/100 g (belum termasuk pajak 15,5%). Suasana: Ada akuarium yang memajang ikan yang akan diolah.